PENERANGAN : Suasana pemaparan pelatihan pendataan rumah belum bersepticktank di kantor Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Selasa (27/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
PENERANGAN : Suasana pemaparan pelatihan pendataan rumah belum bersepticktank di kantor Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Selasa (27/8). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

 

 

Membantu Pemerintah Kota Depok khususnya Dinas Kesehatan Kota Depok, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, berupaya meminimalisir masyarakat menggunakan jamban koya. Kelurahan Curug akan melakukan pendataan rumah belum bersepticktank berbasis Sistem Informasi Pemetaan Profil Kesehatan Lingkungan (SIPP KLING).

Laporan : Dicky Agung Prihanto

 

 

RADARDEPOK.COM, – Kader PKK maupun pengurus lingkungan tampak khidmat mendengarkan arahan perwakilan Pemerintah Kota Depok di kantor Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari. Perwakilan Pemkot Depok tersebut untuk memberikan gambaran kepada kader maupun pengurus lingkungan melakukan pendataan rumah belum bersepticktank.

Usai kegiatan, Kasi Kemasyarakatan Kelurahan Curug, Dewi Anggraeni mengatakan, Kelurahan Curug tengah berupaya untuk mengdukasikan masyarakat meninggalkan jamban atau koya untuk menggunakan septicktank. Hal itu dilakukan untuk penataan dan peningkatan lingkungan sehat diwilayah Kelurahan Curug.

“Masih sekitar 50 rumah menggunakan jamban atau koya pada data 2018,” ujar Dewi.

Perempuan yang mengenakan hijab tersebut mengungkapkan, secara perlahan dengan bekerjasama kepada kader PKK dan pengurus lingkungan, penekanan pengurangan penggunaan jamban dengan melakukan pembuatan septicktank baik melalui Musrenbang maupun dari mitra pemerintah.

Nantinya, lanjut Dewi kader PKK dan pengurus lingkungan akan melakukan pendataan kembali rumah belum bersepticktank berbasis Sipp Kling. Nantinya, kader maupun pengurus lingkungan melakukan pengimputan data melalui handphone android yang di miliki petugas pengimputan.

“Sebelumnya kader PKK dan pengurus lingkungan telah diberikan pelatihan dalam pengimputan data,” tutup Dewi. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya