PEMBANGUNAN : Terlihat sejumlah kendaraan truk pengangkut tanah sedang beraktivitas di area  pengerjaan proyek Tol Desari. FOTO : SANI/RADAR DEPOK
PEMBANGUNAN : Terlihat sejumlah kendaraan truk pengangkut tanah sedang beraktivitas di area  pengerjaan proyek Tol Desari. FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga RW01, 02, 03, 04, dan 07 Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo bakal menggelar demo besar-besaran kepada pihak kontraktor jalan Tol Depok-Antasari (Desari), bila kontraktor tidak juga membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Makam Grogol RT 03/02, Grogol, Limo.

Ketua RW01 Kelurahan Grogol, Marsan menegaskan, warganya mendesak kontraktor untuk membuatkan JPO lantaran kesulitan beraktivitas menggunakan transportasi.

Karena jalan yang tadinya menjadi akses utama warga, kini diganti dengan jalan setapak oleh kontraktor tol Desari.

“Kami merasa kerepotan saat melintas wilayah RW02, ruas jalannya sangat sempit hanya bisa dilewati sepeda motor. Untuk menggotong jenazah pun kami kesulitan,” kata Marsan kepada Radar Depok, Selasa (27/8).

Selain itu lanjut Marsan, sebelumnya warga sudah mengusulkan pembuatan JPO kepada kontraktor tol Desari dan Dinas PUPR. Tetapi sampai saat ini belum ada respon dari kedua belah pihak.

“Kami telah mengusulkan secara lisan maupun tertulis perihal pengadaan jembatan penyeberangan itu, namun belum juga ada tanggapan,” jelas Marsan.

Senada, Ketua RW02 Kelurahan Grogol, Adul menyebut, pembangunan tol Desari di wilayahnya menyisakan banyak masalah bagi warga sekitar konstruksi tol. Khususnya masalah kekeringan dan akses jalan.

“Masalah kekeringan sumur warga belum tuntas, kini muncul lagi masalah akses jalan yang dikeluhkan warga. Sekarang masuk dalam masalah urgent di lingkungan kami,” ujar Adul kepada Radar Depok.

Sama halnya dengan warga RW01, Adul bersama warganya juga siap ikut aksi unjuk rasa. Apabila dalam waktu dekat ini kontraktor tol Desari belum memulai pembangunan JPO di atas akses jalan yang terpotong pembangunan jalan tol.

“Setiap hari ada saja warga yang datang kerumah saya mempertanyakan soal pembangunan jembatan penyeberangan. Warga sudah sangat kesal lantaran sampai saat ini kontraktor tol belum membangun JPO,” tukas Adul.

Sementara itu, Sekretaris Kantor Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Lukman Zaelani menuturkan, usulan warga terkait pengadaan JPO sudah ditindaklanjuti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Dengan menyurati kontraktor tol Desari. Namun, dirinya belum mendapat konfirmasi tentang tanggapan dari pihak kontraktor.

“PUPR sudah berkirim surat ke kontraktor, rencananya besok (hari ini, red) akan ada rapat membahas soal itu, dan lanjutan normalisasi kali Krukut di RT06/07 Grogol,” pungkas Lukman. (rd)

 

Data Fakta Rencana Aksi Warga Grogol di Tol Desari

 

Tuntutan:

Mendesak kontraktor tol Desari membangun JPO di kawasan Makam Grogol RT03/02 Grogol

 

Yang Akan Aksi:

Warga RW01

Warga RW02

Warga RW03

Warga RW04

Warga RW07

 

Alasan:

– Warga kesulitan beraktivitas menggunakan transportasi

– Awalnya jalan utama, kini diganti jadi jalan setapak

– Ruas jalan sempit hanya bisa dilalui sepeda motor

 

Langkah:

Warga sudah mengusulkan pembuatan JPO kepada kontraktor tol Desari dan Dinas PUPR

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani

Editor : Pebri Mulya