TANDATANGANI : Walikota Depok, Mohammad Idris (kanan) menandatangani SK Pelantikan Pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di aula teratai, Balaikota, Kamis (12/9). FOTO : HUMAS PEMKOT FOR RADAR DEPOK
TANDATANGANI : Walikota Depok, Mohammad Idris (kanan) menandatangani SK Pelantikan Pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di aula teratai, Balaikota, Kamis (12/9). FOTO : HUMAS PEMKOT FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Depok kembali dirotasi. Kali ini giliran jabatan administrator, pengawas, dan fungsional. Sebanyak 118 pejabat diambil sumpah janjinya oleh Walikota Depok, di aula teratai, Balaikota, Kamis (12/9).

Pelantikan ini bedasarkan Surat Keputusan (SK) Walikota Depok Nomor 821.2/SK/3351/IX/BKPSDM/2019 untuk pelantikan Jabatan Administrator dan Pengawas. Serta SK Nomer 821.27/SK/3332/BKPSDM/2019 dan nomer 821.27/SK/3341/BKPSDM/2019 Jabatan Fungsional.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Depok sudah sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Sehingga prosesi pelantikan berjalan dengan tertib dan lancar.

“Kalau tidak sesuai aturan mana berani saya tandatangan, proses semua sudah dilakukan bahkan kami cek dari sisi tugas-tugas barunya dengan atasan mereka,” kata Idris kepada Radar Depok, usai melantik pejabat ASN.

Dari ratusan ASN yang dilantik, sebanyak 77 ASN berasal dari jabatan Administrator dan pengawas, serta 41 jabatan fungsional. Diantara jumlah ini, sebanyak 12 Lurah terkena rotasi dan mutasi. Menariknya, dari 12 Lurah ini satu di antaranya seorang perempuan bernama Supriyatun yang menjabat Lurah Pasir Gunung Selatan (PGS), Kecamatan Cimanggis.

Idris menyebut, posisi lurah dan fungsional ditempati oleh pejabat yang sudah mengantongi sertifikat. Sementara itu, untuk jabatan eselon 4D mengacu pada pelatihan yang diadakan oleh BKPSDM.

“Pelantikan hari ini juga ada dari eselon 3B dan eselon 4A dan 4B. Utamanya mengisi 4B yang kosong-kosong di kelurahan, alhamdulilah sisanya tinggal 20-an lagi yang kosong di kelurahan, semua Kasi (kepala seksi) juga sudah terisi,” ujar Idris.

Orang nomor satu di Kota Depok ini berharap, ASN yang menempati jabatan baru bisa membantu meningkatkan roda pemerintahan di Kota Depok. Terlebih tugas, pokok, dan fungsi (tupoksi) ASN adalah menjadi pelayan yang baik untuk masyarakat.

“Mudah-mudahan ASN bisa beradaptasi dengan cepat di masing-masing unit kerja yang baru. Satu hal yang perlu diingatkan kembali bahwa sebagai ASN, saudara merupakan panutan bagi sesama rekan kerja dan masyarakat,” pungkas Idris. (rd)

 

Jurnalis : Nur Apridasani (IG : @apridasani)

Editor : Pebri Mulya