Ketahanan Bangsa Dimulai Dari Keluarga 

In Metropolis
RESMI: Walikota Depok saat meresmikan Kampung KB di Rw 07, Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

RADARDEPOK.COM, DEPOK- Pemkot Depok terus menggalakan program unggulan milik Kota Depok : Program Ketahanan Keluarga. Diharapkan dengan menjalankan program Kampung KB mampu mengimplementasikan Perda Ketahanan Keluarga di lingkungan.

Walikota Depok, Mohammad Idris mengatakan, ketahanan berbangsa, harus dimulai dari ketahanan di tingkat keluarga. Sehingga program ketahanan keluarga menjadi tingkat dasar untuk menjadikan bangsa yang kuat.
Dia mengatakan, tidak akan terbentuk bangsa yang kuat jika tidak dimulai dengan keluarga yang baik.

“Ketahanan bangsa dimulai dari ketahanan keluarga. Kalau keluarganya runtuh tidak akan terbentuk bengsa yang kuat,” kata Idris disela peresmian Kampung KB di RW7, Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere.
Upaya penerapan Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 9 Tahun 2017 tentang Peningkatan Ketahanan Keluarga terus digalakkan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
“Kampung KB adalah bagian dari implementasi Perda Ketahanan Keluarga. Di mana pembentukan kampung ini, bertujuan untuk menjalankan fungsi-fungsi keluarga di masyarakat,” kata Idris, kepada Harian Radar Depok, kemarin.
Walikota menekankan, ada delapan fungsi yang ditekankan dalam kampung KB antara lain, fungsi agama, sosial budaya, cinta dan kasih sayang, perlindungan, reproduksi, pendidikan, ekonomi, serta pelestarian lingkungan.
“Jadi, Kampung KB bukan hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah penduduk. Tetapi, pembentukan kampung ini guna menjalankan fungsi-fungsi keluarga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Kampung KB RW7, Kelurahan Cinere, Asmanti mengatakan, pihaknya akan terus berupaya meningkatkan delapan fungsi yang ada di lingkungannya.
Dia mengatakan di lingkungannya sudah berjalan beberapa fungsi ketahanan keluarga, seperti fungsi sosial budaya, menurutnya dilingkungannya banyak terdapat sanggar kesenian, dan budaya pencak silat.
Namun dia mengaku akan terus menekankan fungsi ekonomi di wilayahnya.

“Semua fungsi sudah berjalan dengan baik, kami tinggal konsentrasi pada fungsi ekonomi,” kata Asmanti.
Dia juga berharap masyarakat RW 7, Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere akan terus gotong royong mewujudkan program unggulan pemerintah Kota Depok. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto 

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

tiga pilar sukmajaya ramadan

Tiga Pilar Sukmajaya Sosialisasi Jelang Ramadan

TURUN : Tiga Pilar Sukmajaya saat menyambangi Masjid Jami Syekh Burhanuddin di Jalan Raya Pelni

Read More...
kecamatan tapos berikan APD ke puskesmas

Kecamatan Tapos Berikan APD ke Puskesmas

PEDULI : Camat Tapos, Dadi Rusmiadi serahkan Alat Pelindung Diri (APD) kepada pihak Puskesmas, di

Read More...
mural kemanusiaan di jalan krakatau

Mural Kemanusiaan di Jalan Krakatau Abadijaya

KREATIF : Salah satu warga saat melintasi mural di pagar tembok SMAN 2 Depok tepatnya

Read More...

Mobile Sliding Menu