KOMPAK: Anggota Vespa Antique Club (VAC) saat melakukan kopdar di Kota Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
KOMPAK : Anggota Vespa Antique Club (VAC) saat melakukan kopdar di Kota Depok. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

Banyak cara untuk mencintai kendaraan antik. Selain memiliki nilai sejarah, merawat kendaraan antik menjadi kesenangan sendiri dikalangan pecintanya. Seperti yang dilakukan Komunitas Vespa Antique Club (VAC).

Laporan : RUBIAKTO

RADARDEPOK.COM – Sudah enam tahun komunitas Vespa Antique Club (VAC) berdiri di Kota Depok. Banyak torehan yang dilakukan anggota klub. Menurut Ketua VAC, Kamal, VAC lahir dari kegelisahan pecinta vespa untuk terus memperbaharui tunggangannya.

Tidak mudah untuk merawat Vespa, sehingga membutuhkan keahlian khusus. Tidak perlu ke bengkel, kalau sering ngobrol dan sharing ilmu. Menurut Kamal kegiatan tersebut menjadi agenda rutin bagi anggota komunitas VAC Depok.

“Tidak mudah untuk merawat barang antic, butuh keseriusan dan ketelatenan, agar mesin vespa tetap prima,” kata Kamal.

Bahkan, dalam setiap pertemuannya anggota komunitas saling memberikan informasi tentang cara memperbaiki Vespa. “Kita harus rutin memelihara mesin, karena yang paling utama dalam setiap kendaraan adalah mesin,” ujar Kamal.

Menurutnya, hal yang perlu dilakukan saat merawat vespa antara lain, harus mempergunakan bahan bakar yang punya nilai oktan tinggi. Karena berteknologi dua tak, penggunaan oli samping dengan kualitas yang bagus juga sangat dianjurkan.

Ganti oli mesin setiap 1 bulan sekali, atau 2 bulan sekali agar menjaga kualitas mesin. Komponen karburator untuk sebuah vespa tua punya peranan penting. Untuk merawat karburator tidak rumit, cukup lepas dan bersihin karburator dari kerak atau kotoran yang udah nyumbat lubang-lubang aliran bensin dengan alat penyemprot udara.

Busi juga penting, komponen ini yang nantinya akan berfungsi sebagai pemetik bunga api sebagai proses pembakaran. Posisi perseneling untuk jenis kendaraan motor vespa, berada pada bagian setir kemudi bagian kiri. Pada posisi ini pula terdapat tuas kopling.

Untuk cara perawatan kabel-kabel ini cukup lakuin penyetelan yang benar. Terus perhatikan kondisi kabel-kabel tersebut, kalau udah mau putus sebaiknya segera ganti.

Terakhir pembersihan keran bensin, terlebih dahulu lepas keran bensin dan juga bagian-bagiannya dengan menggunakan kunci yang pas. Kemudian cuci sampai bersih tangki tersebut menggunakan bensin agar kotoran yang ada terangkat semua. Sementara untuk saluran keran bensin bisa direndam dengan menggunakan bensin. (*)

 

Editor : Pebri Mulya