PROMO: Sambel Layah kini membuka cabang di Depok dan mengadakan Promo 25 persen. FOTO : IVANNA/RADAR DEPOK
PROMO: Sambel Layah kini membuka cabang di Depok dan mengadakan Promo 25 persen. FOTO : IVANNA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK –  Sambal Layah hadir di Depok tepatnya di Jalan Raden Saleh dengan menyuguhkan aneka makanan sehari-hari. Restoran yang mempunyai cabang awal di daerah Purwokerto kini mempunyai 4 cabang di Jabodetabek yaitu di Klender, Lenteng Agung dan di Depok. Diberi nama sambal layah maksudnya sambal yang disajikan di dalam cobek berukuran kecil.

“Cabang pertama di Purwokerto, lalu ada di Klender, Karawang, JJakarta di Lenteng Agung, baru di Depok,” ujar Kepala Outlet Sambal Layah, Wempy kepada Radar Depok.

Wempy menjelaskan, menu yang disediakan bervariasi, mulai dari ayam goreng, ayam bakar, ayam geprek dan lele. Untuk sambal yaitu sambal Bledek, Sambal Ijo, Sambal Lamongan. Promo yang disediakan yaitu Promo 25 persen emak-emak yang mana promo tersebut hanya khusus ibu-ibu dan berlaku hanya di jam tertentu. Lalu ada promo member yang berlaku untuk pengunjung yang mempunyai member khusus.

“Ada promo 25 persen emak-emak jadi khusus emak-emak tapi jamnya di jam 9 pagi sampai jam 4 sore,” ungkapnya.

Tak hanya makanan, minumannya pun unik seperti  Carica yaitu minuman yang terbuat dari buah khas Wonosobo yang mempunyai rasa asam manis. Restoran ini juga menyediakan Paket makanan yang berisi Nasi, ayam goreng, sambal serta es teh manis dibanderol dengan harga Rp15 ribu.

“Biasanya pengunjung carinya paketan, kita sediakan paket makanan hanya Rp15 ribu isinya nasi,  ayam goreng,  sambal, lalapan dan es teh dengan gelas jumbo,” paparnya.

Restoran yang baru membuka outlet pada Juli 2019 mempunyai harga rata-rata harga Rp4 ribu hingga Rp15 ribu dan makanan dimulai dari Rp6ribu.  Sangat murah dan tentunya Sambal Layah mementingkan kualitas dan kenyamanan untuk para konsumennya.

“Minuman dimulai dari Rp4 ribu, kalau makanan Rp6 ribu sudah dapat ayam goreng tepung sayap dengan nasi dan saos,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Ivanna

Editor : Pebri Mulya