DAMPINGI : Anggota TKSK Kecamatan Bojongsari bersama Iwapi Kecamatan Bojongsari melakukan pendampingan kepada keluarga penyandang PMKS di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Selasa (10/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
DAMPINGI : Anggota TKSK Kecamatan Bojongsari bersama Iwapi Kecamatan Bojongsari melakukan pendampingan kepada keluarga penyandang PMKS di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Selasa (10/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

Sudah menjadi tugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Bojongsari,  salah satunya melakukan penanganan terhadap keluarga penyandang PMKS yakni Sopiah yang tinggal di Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari.  Tidak hanya itu, TKSK menggandeng Iwapi Kecamatan Bojongsari untuk membantu kesenjangan perekonomian PMKS.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

 

RADARDEPOK.COM, – Bertempat di Jalan Jamur RT3/7, Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, anggota TKSK Kecamatan Bojongsari bersama dengan Iwapi Kecamatan Bojongsari,  menyambangi kediaman Sopiah yang menyandangan katagori PMKS.

Anggota TKSK Kecamatan Bojongsari,  Acep Jarkasi mengatakan,  TKSK Kecamatan Bojongsari dibawah naungan Dinas Sosial Kota Depok kembali melakukan penanganan terhadap penyandang PMKS. TKSK Kecamatan Bojongsari,  melakukan penanganan keluarga PMKS diwilayah Kelurahan Curug dengan katagori kesenjangan ekonomi sosial.

“Kami melakukan penanganan terhadap Keluarga Sopiah,” ujar Acep.

Pria yang tinggal di wilayah Kelurahan Duren Mekar tersebut mengungkapkan,  Keluarga Sopiah memiliki enam anak. Tiga anaknya yakni, Fajar (13), Wulan (12), dan Irli (9), tidak pernah merasakan duduk dibangku sekolah. Ketiga anak tersebut kesehariannya mengamen untuk membantu perekonomian keluarga. Rencananya ketiga anak tersebut akan dibawa ke panti sosial dibawah pengawasan Dinas Sosial KITA Depok.

Tidak hanya itu, sambung Acep Sopiah akan dilakukan pendampingan dari Iwapi Kecamatan Bojongsari dengan memberika  pelatihan home industri. Nantinya dengan pelatihan tersebut akan membantu penambahan pendapatan keluarga Sopiah, sehingga Sopiah yang tidak bekerja sejak mengalami sakit batu empedu kembali dapat beraktifitas untuk bekerja.

“Ketiga anak Sopiah tetap ikut bersama Sopiah,” tutup Acep. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya