BERFOTO : Jajaran Komisioner dan Sekretariat Bawaslu Kota Depok berfoto usai kegiatan di  Pasar Malam Margonda Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda Beji, Kamis Malam (29/8). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Depok menyelenggarakan Kegiatan bertajuk “Refleksi Pengawasan Pemilu Tahun 2019 dan Proyeksi Pengawasan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020” di Pasar Malam Margonda Hotel Bumi Wiyata Jalan Margonda Beji, Kamis Malam (29/8).

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM, – Kegiatan berlangsung santai dengam kostum ala Betawi dari panitia dan jajanan camilan yang tersedia di gerobak-gerobak yang tersedia serta Live Music yang mengiringi.

Turut hadir dalam acara tersebut Anggota Bawaslu Jawa Barat, Loly Suhenti, Walikota Depok Mohammad Idris yang diwakili oleh Jajaran Pemerintah Kota Depok, Ketua KPU Kota Depok Nana Sobarna, dan MUSPIDA lainnya serta perwakilan Partai Politik yang disambut langsung oleh seluruh Pimpinan Bawaslu Kota Depok : Luli Barlini, Dede Selamet Permana, Andriansyah, Sriyono, dan Wili Sumarlin.

Hadir pula Tokoh Masyarakat dari PCNU Kota Depok, PD Muhammadiyah Kota Depok dan Lembaga Pemantau yang aktif di Kota Depok, diantaranya DEEP, JPPR, dan Pijar Keadilan. Acara puncak kegiatan ini, yaitu Deklarasi Kesiapan Sambut Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020 yang diucapkan bersama-sama seluruh audiens yang hadir dengan dipimpin oleh Komisioner Bawaslu Kota Depok, Luli Barlini.

“Isi Deklarasi tersebut tiga poin,” tutur Luli.

Ia pun menguraikan, isi deklarasi tersebut, yakni Bawaslu dan masyarakat Kota Depok siap berperan aktif dalam kebersamaan mewujudkan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok yang langsung, umum bebas, rahasia, jujur, adil, dan berintegitas.

Kemudian yang kedua, lanjut Luli, Bawaslu dan masyarakat siap menjunjung tinggi kedamaian dan ketentraman Masyarakat Kota Depok.

“Yang ketika Bawaslu dan masyarakat siap bersinergi antar masyarakat se-Kota Depok dalam memerangi hoaks, ujaran kebencian, politisasi SARA dan politik uang,” ujarnya.

Di akhir acara digelar diskusi sarasehan bertema “Proyeksi Pengawasan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok tahun 2020” yang semakin mempertegas kesiapan Bawaslu Kota Depok menghadapi Pilwakot tahun 2020 mendatang. Acara ini juga diharapkan memacu sinergisitas antar elemen masyarakat se-Kota Depok dalam menyongsong Pilwakot Depok tahun 2020.

“Karena demi mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Depok Tahun 2020, dibutuhkan peran serta seluruh komponen masyarakat, baik dari penyelenggara, pemerintah, pemangku kepentingan, aparat keamanan hingga masyarakat umum,” ucap Luli. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya