BEKERJA : Camat Cilodong Supomo saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait capaian Pajak Bumi dan Bangunan yang diperolehnya. Selasa (17/9). FOTO ; ARNET/RADAR DEPOK
BEKERJA : Camat Cilodong Supomo saat diwawancarai di ruang kerjanya terkait capaian Pajak Bumi dan Bangunan yang diperolehnya. Selasa (17/9). FOTO : ARNET/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CILODONG – Camat Cilodong Supomo mengklaim sampai akhir tahun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Cilodong dapat mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Pasalnya,tertanggal 31 Agustus 2019, penerimaan PBB di kecamatan yang ia pimpin mencapai 80 persen atau setara Rp 14,2 miliar dari target Rp 17,7 miliar.

“Semoga tahun ini kita naik peringkat setelah tahun lalu duduk di peringkat kedelapan dengan capaian final sekitar 12,7 miliaar,” ungkap Supomo saat disambangi ruang kerjanya. Selasa (17/9)

Dengan persentase penerimaan PBB hingga 80 persen dari target yang ditetapkan. Saat ini, lanjut Supomo, Kecamatan Cilodong berada di peringkat lima besar penerimaan PPB dari 11 kecamatan yang ada di Kota Depok.

Atas capaian tersebut, mantan Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok ini meyakini peringkat kecamatan yang ia pimpin akan meningkat seiring jumlah penerimaan PBB yang terus bertambah.

“Saya yakin bertambah hingga penutupan nanti, karena setiap harinya warga silih berganti bayar PBB secara manual ke kantor, belum yang membayar secara online,” paparnya.

Menurut Supomo, hal ini tidak lepas dari sosialisasi yang gencar, baik dilakukan ASN di kecamatan, para lurah maupun ASN di kelurahan se-Kecamatan Cipayung. Bahkan, pihaknya menggandeng para ketua lingkungan untuk melakukan sosialisasi secara menyeluruh dan pentingnya membayar pajak untuk pembangunan.

“Warga harus melakukan kewajibannya bayar PBB demi kepentingan bersama. Karena, dari PBB akan diberikan kepada mereka dalam bentuk sarana dan prasarana, penyuluhan, dan lain sebagainya,” tutup Supomo. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG  : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya