AUDIENSI: Rombongan perwakilan pekerja dan FSP RTMM dari PT. Tang Mas yang dipimpin Ketua SPSI PUK PT Tang Mas, Ali Suhendar diterima Fraksi PKS di Gedung DPRD kota Depok. FOTO : ISTIMEWA
AUDIENSI : Rombongan perwakilan pekerja dan FSP RTMM dari PT. Tang Mas yang dipimpin Ketua SPSI PUK PT Tang Mas, Ali Suhendar diterima Fraksi PKS di Gedung DPRD kota Depok. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Pasca diumumkan tentang kesiapan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD kota Depok menjadikan hari Senin sebagai Hari Aspirasi FPKS, tidak lama langsung masuk surat permohonan audiensi.    Surat bernomor 511/TM/PUK.SPSI/09-2019 tertanggal 20 September 2019 yang ditujukan kepada Fraksi PKS DPRD kota Depok ini berasal dari Pimpinan Unit Kerja (PUK) PT Tang Mas, yang tergabung di bawah Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (FSP RTMM).

Senin (23/9), rombongan perwakilan pekerja dan FSP RTMM dari PT. Tang Mas yang dipimpin Ketua SPSI PUK PT Tang Mas, Ali Suhendar diterima Fraksi PKS di Gedung DPRD kota Depok, diwakili T. Farida Rachmayanti, Ade Firmansyah, Imam Musanto, Habib Syarif Gasim Husin Al Attas dan Khairullah.

Farida Rachmayanti menuturkan, dalam audiensi ini perwakilan pekerja PT. Tang Mas menyampaikan aspirasinya terkait tindakan PHK sepihak yang dilakukan Manajemen PT. Tang Mas terhadap 108 karyawannya, yang dianggap tidak sesuai dengan peraturan perundangan khususnya UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Baca Juga  Jerman Tersingkir, Rakyat Meksiko Bersorak

“Para pekerja mengungkapkan bahwa mereka bisa menerima kebijakan perusahaan dalam melakukan perampingan karyawan dengan melakukan tindakan PHK,” tutur dewan yang akrab disapa Bu Opi.

Akan tetapi, sambung dia, para karyawan yang di PHK tersebut berharap agar pihak perusahaan memberikan pesangon sesuai ketentuan perundangan, khususnya UU Nomor 13 tahun 2003, yakni sebesar 2 kali PMTK. “Sementara itu pihak PT. Tang Mas hanya bersedia memberikan pesangon sebesar 1 kali PMTK, yang itupun akan dibayarkan secara bertahap, dicicil selama 18 bulan. Kondisi ini yang dikeluhkan oleh para pekerja yang di PHK tersebut,” paparnya.

Dalam audiensi ini, lanjut Bu Opi, terungkap bahwa protes para pekerja PT. Tang Mas yang di PHK ini juga sudah dilakukan mediasi oleh pihak Dinas Tenaga Kerja Kota Depok. Namun, rekomendasi Dinas Tenaga Kerja kota Depok yang mengacu pada UU Nomor 13 tahun 2003, menurut perwakilan pekerja itu tidak digubris oleh Manajemen PT. Tang Mas, yang tetap bertahan pada pendiriannya.

Baca Juga  Penyekatan Perbatasan Jakarta-Depok Semakin Ketat

Para pekerja sempat mengancam akan melakukan demonstrasi besar-besaran guna menuntut dipenuhinya hak-hak mereka yang dijamin oleh Undang-Undang. Namun kemudian pihak Manajemen sempat memberikan respon atas sebagian tuntutan pekerja sehingga demontrasi yang semula direncanakan akan diadakan pada hari senin 23 September 2019 itu kemudian ditunda. “Selanjutnya perwakilan pekerja PT. Tang Mas berharap Fraksi PKS dapat turut memperjuangkan hak-hak mereka, yang belum sepenuhnya dipenuhi pihak perusahaan PT. Tang Mas,” katanya.

Atas aspirasi tersebut, Fraksi PKS menyampaikan turut prihatin atas kondisi yang dialami para pekerja yang di-PHK dan belum mendapatkan hak-haknya sebagaimana diatur Undang-Undang. Fraksi PKS juga berjanji akan menindaklanjuti aspirasi ini dengan menemui Dinas Tenaga Kerja dan Manajemen PT Tang Mas, guna menggali informasi lebih lanjut.

“Dari informasi yang dikumpulkan, kami berjanji akan turut melakukan advokasi semaksimal mungkin, memperjuangkan hak-hak para pekerja yang di PHK agar mendapatkan pesangon sesuai peraturan perundangan,” pungkasnya.

Baca Juga  Rampok Sekap Karyawan Alfamart di Jalan Keadilan Baktijaya, Depok

Ketua Fraksi PKS DPRD kota Depok, Sri Utami mengapresiasi anggota fraksi PKS yang sigap merespon permintaan warga. Ia berharap kegiatan tersebut efektif untuk menjembatani permasalahan warga serta usulan pembangunan. “Memang hari ini saya tidak bisa menemui warga yang melakukan audiensi dengan fraksi PKS karena ada tugas lain,” kata Sri Utami.

Aleg FPKS dari dapil Cimanggis ini kembali mengingatkan bagi warga Depok yang ingin beraudiensi agar berkirim surat terlebih dahulu ke Fraksi PKS, atau bisa juga berkirim surat melalui email ke [email protected] untuk mendapat respon dari fraksi. “Hal ini penting agar Fraksi PKS dapat lebih bersiap diri menyambut dan menerima aspirasi warga Depok sesuai dengan permasalahan yang dihadapi,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya