SADIS:  Andi tega menghabisi nyawa korban dengan menggorok leher korban diatas motor. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK
SADIS :  Andi tega menghabisi nyawa korban dengan menggorok leher korban diatas motor. FOTO : RUBIAKTO/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Keji, dan mengenaskan. Ratusan warga sudah berkumpul sejak pagi, ada yang terus menetap. Ada yang mondar-mandir untuk melihat bagaimana Andi Mardiyansyah habisi nyawa Asbulloh. Sejak Pelaku datang, Andi terus mendapatkan umpatan dan makian dari keluarga korban.

“Matiin, hukum mati, anjing, pembunuh!,” terus bersahutan sejak Andi alias Andi Boncu datang ke lokasi rekonstruksi di lahan milik pacuan kuda, di RT3/3, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Selasa (2/9).

Nampak istri korban pun mengumpat pelaku dengan makian. “Tidak ada itikad baik dari pelaku maupun keluarganya yang kerumah untuk minta maaf,” kata Istri korban, Rosidah.

Bahkan, dalam umpatannya Rosidah meminta agar pelaku dihukum mati. “Saya mau pelaku dihukum mati. Pokoknya hukum mati,” sambil berteriak di lokasi rekonstruksi, Senin (2/8).

Dalam rekonstrusi yang dilakukan polisi, Andi menghabisi nyawa Asbulloh saat mengendarai sepeda motor. Cara membunuh Andi yang terbilang kejam tersebut diperagaan pada adegan ke-12.

Pada adegan tersebut terlihat pelaku yang dibonceng korban mengeluarkan golok dan langsung menggorok leher korban. Hingga pada adegan selanjutnya antara korban maupun pelaku terjatuh dari motor. Sebanyak 40 adegan diperankan Andi Mardiyansyah, pelaku pembunuhan Asbulloh.

Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kesesuaian keterangan tersangka dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

“Ini sebenarnya terbagi di tiga lokasi namun kami rangkai di satu wilayah, yang pertama ketika TSK melakukan persiapan, dimulai ketika TSK menyiapkan pisau, terus menumpang kendaraan korban,” kata Firdaus.

Lokasi kedua dilakukan di kebun pisang, ketiga di warung kopi tempat tersangka kabur setelah melakukan aksi kejinya. Dari hasil rekonstruksi diketahui, selain menusuk dan menggorok leher korban, pelaku juga  menghantamkan batu hebel yang ada di lokasi ke bagian wajah korban sampai akhirnya meninggal mengenaskan.

Kemudian, lokasi pembuangan motor korban Suzuki Smash merah, sejauh sekitar 5 kilometer dari lokasi ke dalam Kali Krukut Jalan Raya Grogol. “Selain menghabisi korban pelaku juga menggunakan motor korban dan mengambil tas berisi uang Rp4,5 juta. Setelah itu tas, motor, termasuk HP dibuang ke dalam Kali Krukut untuk menghilangkan jejak,” beber Firdaus.

Uang hasil tagihan ayam potong malam kejadian, sama pelaku diambil lalu digunakan untuk membayarkan hutangnya.

“Atas apa yang telah dilakukan tersangka diancam pasal berlapis yaitu 365 dan atau 340 dan atau 338 yaitu pembunuhan berencana diserta dengan perampokan ancaman sekitar 20 tahun,” tutupnya. (rd)

 

Aksi Andi Bunuh Asbulloh :

Rekonstruksi :

–  di RT3/3, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo

 

Adegan :

– 40 reka ulang

 

Waktu Membunuh :

– di adegan ke 12

– Saat Andi dibonceng Asbulloh

 

Lokasi :

– Ada tiga, dan dirangkai jadi 1 wilayah

 

Aksi Andi :

– Pertama ketika TSK melakukan persiapan, menyiapkan pisau, terus menumpang kendaraan korban

– Lokasi kedua dilakukan di kebun pisang

– Ketiga di warung kopi tempat tersangka kabur setelah melakukan aksi kejinya.

 

Barang yang Dirampas :

– Mengambil uang Rp4,5 juta.

– Mengambil motor, termasuk HP

– Motor dan Hp dibuang ke dalam Kali Krukut

 

Hukuman :

– Pasal berlapis yaitu 365 dan atau 340 dan atau 338 yaitu pembunuhan berencana diserta dengan perampokan ancaman sekitar 20 tahun.

 

Jurnalis : Rubiakto

Editor : Pebri Mulya