hafid nasir
Foto : Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir
Foto : Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Wujud kepedulian terhadap korban terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang menimpa warga Riau dan Kalimantan. DPD PKS Kota Depok mengimbau kadernya untuk melakukan penggalangan bantuan bertajuk ‘Donasi PKS Depok untuk Riau dan Kalimantan’.

“Sebagaimana diketahui, kabar duka kembali melanda bangsa Indonesia. Kali ini musibah bencana asap Karhutla menimpa saudara-saudara kita di Riau dan Kalimantan,” tutur Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir saat dihubungi Radar Depok, Rabu (18/9) malam.

Kata dia, Karhutla menimbulkan bencana yang mengganggu kehidupan sehari-hari warga disana. Sangat berbahaya bagi kesehatan. Sehingga tentu, masyarakat Riau dan Kalimantan membutuhkan uluran tangan, meliputi tanggap darurat, posko kesehatan, masker, oksigen, dan lainnya.

“Kader PKS di Riau dan Kalimantan pun telah melakukan aksi cepat tanggap, dengan mendirikan posko bencana dan membantu keperluan warga di sana,” papar Anggota DPRD Kota Depok ini.

Sebagai wujud kepedulian, sambung Hafid, pihaknya di Depok pun menggerakkan Aksi Tanggap Bencana Kartalahu dengan mengajak seluruh kader dan simpatisan untuk turut serta membantu meringankan beban para korban dengan mengeluarkan infaq terbaiknya.

“Ini sifatnya anjuran, jadi kami di DPD memberikan keleluasaan bagi kader PKS di DPC dan DPRa dalam menggalang bantuan di kader internal maupun bersama masyarakat di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

Nantinya, lanjut dia, penggalangan bantuan yang terkumpul akan disalurkan melalui lembaga resmi. “Insya Allah seluruh donasi akan disalurkan ke lokasi bencana Riau dan Kalimantan melalui Tim Genta (Gerakan Nasional Tanggap Asap) Pusat Khidmat DPP PKS,” pungkasnya. (rd)

KUITPAN

Ini sifatnya anjuran, jadi kami di DPD memberikan keleluasaan bagi kader PKS di DPC dan DPRa dalam menggalang bantuan di kader internal maupun bersama masyarakat di lingkungan masing-masing,

Ketua DPD PKS Kota Depok, Moh. Hafid Nasir

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya