PEDULI : PMI Kota Depok menyalurkan bantuan kepada T. Kurniawan, yang rumahnya di RT04/17, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas rubuh ditiup angin kencang. FOTO : ADIT/RADARDEPOK
PEDULI : PMI Kota Depok menyalurkan bantuan kepada T. Kurniawan, yang rumahnya di RT04/17, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas rubuh ditiup angin kencang. FOTO : ADIT/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, PANCORANMAS – Meski tidak sepenuhnya menghilangan kesedihan, namun nestapa T. Kurniawan setidaknya bisa berkurang. 18 Agustus lalu, kediamannya yang berlokasi di RT04/17, Kelurahan/Kecamatan Pancoranmas rubuh, setelah ditiup angin kencang.

Melihat kondisi ini, kemarin (5/9), Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menyambangi rumah Kurniawan. Mereka mamu menyalurkan bantuan, berupa uang tunai Rp2,5 juta dan bahan material bangunan.

“Jajaran PMI datang memberi bantuan. Tentu saya sebagai Ketua RT disini merasa bersyukur. Mudah-mudahan bisa dimaksimalkan agar rumah warga saya bisa segera berdiri lagi,” ujar Ketua RT04/17, Surya Prihatin kepada Radar Depok.

Surya mengatakan, sebelum PMI menyalurkan bantuan, sejumlah dermawan juga telah melakukan hal serupa. Belum lama ini, Kumpulan Orang-orang Depok (KKOD) memberikan bantuan.

“Ada delapan perwakilan KOOD yang datang menyalurkan bantuan,” tambahnya.

Bantuan KOOD, sambungnya, antara lain, uang tunai Rp10 juta dan 30 sak semen. Untuk bantuan uang tunai yang masuk, akan ia kelola guna rekonstruksi rumah Kurniawan.

“Semua perinciannya ada. Jadi semua dana yang masuk dan keluar untuk pembangunan kembali rumah ini, harus jelas. Saya juga telah membuat laporan ke Pemkot Depok,” tegasnya.

Sementara itu si empunya rumah, T. Kurniawan tak menampik bila rumahnya memang tidak ideal untuk berdiri. Yang penting, istri dan anaknya tidak kepanasan dan kehujanan.

“Saya dulu membangun rumah ini bisa dibilang asal jadi. Karena keterbatasan dana,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Adit

Editor : Pebri Mulya