SAMBUTAN : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat memberikan sambutan dalam Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Curug Gawu RT04/09 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Senin  (16/9). FOTO ; RICKY/RADAR DEPOK
SAMBUTAN : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat memberikan sambutan dalam Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Curug Gawu RT04/09 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Senin  (16/9). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tradisi Sedekah Bumi yang diadakan di Kelurahan Harjamukti, Cimanggis merupakan kearifan lokal yang harus dilestarikan dan butuh sentuhan dari Pemkot Depok.

Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna saat memenuhi undangan Sedekah Bumi yang diselenggarakan di Curug Gawu RT04/09 Kelurahan Harjamukti, Cimanggis, Senin  (16/9)

“Ini tradisi dan Curug Gawu merupakan cagar budaya. Tradisi ini yang saya tahu diselenggarakan di Pondok Rangon (Kramat Ganceng), Kalimanggis (Curug Gawu) dan di Pedurenan ini di Sumur Gondang,” kata Pradi kepada Radar Depok.

Karena sudah menjadi tradisi dan termasuk cagar budaya yang dijaga penduduk lokal. Untuk itu, ia akan akan mencari tahu apa sudah dimasukan Pemkot Depok ke dalam cagar budaya untuk dilestarikan atau belum.

“Nantinya bagaimana anggaran perawatan tempat ini. Sementara warga sekitar yang merawat,” tutur Pradi.

Menurutnya, Pemkot saat ini tengah intens merawat dan melestarikan cagar budaya dengan intervensi APBD. Sehingga, bukan hanya menjadi mimpi, jika Depok memiliki destinasi wisata, seperti tradisi sedekah bumi yang ada di Kelurahan Harjamukti ini.

“Ini kearifan lokal yang harus didorong, dengan latarbelakang sejarah yang kuat dan mengakar di masyarakat,” ucap Pradi.

Terpisah, tokoh masyarakat Kelurahan Tugu, H Idin Ibrahim mengungkapkan bahwa sedekah bumi merupakan acara yang bagus dan perlu dilestarikan.

“Kalau perlu pemerintah turun tangan membantu, agar menjadi salah satu agenda utama di Kota Depok yang mendunia,” kata pria yang menjabat sebagai Ketua Forum Komunikasi Kelapadua Bersatu (FKKB).

H Idin yang juga Ketua PMI Kecamatan Cimanggis berharap agar tradisi ini bisa terus lestari agar pemasukan dari sewa lapak pedagang dapat digunakan untuk merawat cagar budaya warga Kampung Pedurenan, dan umumnya Kota Depok.

“Bisa juga bekerja sama dengan pedagang, khususnya ekonomi kreatif, agar cagar budaya ini tetap hidup dan lestari, serta menggairahkan pelaku umk kreatif sehingga memiliki pangsa pasar. Atau dengan pedagang di pasar kaget, biar selalu ramai tempat ini,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya