CEGAH ANEMIA : Kepala UPF Puskesmas Tugu, Eka Kurniati sedang memberikan pengetahuan mengenai anemia kepada  remaja putri peserta penyuluhan anemia di SMP Raflesia, Tugu. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
CEGAH ANEMIA : Kepala UPF Puskesmas Tugu, Eka Kurniati sedang memberikan pengetahuan mengenai anemia kepada  remaja putri peserta penyuluhan anemia di SMP Raflesia, Tugu. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TUGU Guna mencegah anemia pada remaja putri, UPF PuskesmasTugu memberikan penyuluhan tentang anemia kepada belasan remaja putri di SMP Raflesia, Kelurahan Tugu, Cimanggis.

Kepala UPF Puskesmas Tugu, Eka Kurniadi mengatakan, penyuluhan tersebut merupakan  upaya mereka dalam mencegah anemia sejak dini, karena remaja putri kelak akan menjadi ibu yang membutuhkan banyak darah saat hamil dan persalinan.

“Kami memberi penyuluhan kepada 15 remaja putri di SMP Raflesia, hal ini dilakukan untuk mengetahui prevalensi anemia di Kota Depok” katanya belum lama ini.

Eka, sapaannya menjelaskan, dalam kegiatan ini mereka juga membuat berbagai kegiatan lain termasuk pemberian obat tablet tambah darah (TTD). Sebelum diberikan TTD, para remaja putri di sana akan dilakukan tes kadar hemoglobin terlebih dahulu. Hal itu dilakukan guna mengetahui jumlah sel darah dalam tubuh remaja tersebut.

“Pemberiannya dilakukan seminggu sekali atau 5 kali dalam sebulan dan tidak dipungut biaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, TTD memiliki banyak manfaat bagi remaja putri. Salah satunya mengurangi risiko pendarahan pada ibu hamil ketika melahirkan.

“Mungkin efeknya tidak langsung dirasakan sekarang, tetapi nanti (saat) mereka sudah menikah lalu hamil, risiko kematian ibu saat melahirkan bisa ditekan,” bebernya.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau remaja putri untuk rutin mengonsumsi makanan dengan kandungan kaya zat besi baik dari panganan hewani ataupun nabati.

“InsyaAllah jika penyuluhan yang kami berikan bisa diterapkan, remaja putri bisa menjadi sehat, cantik, dan cerdas tanpa anemia,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya