Revolusi Industri 4.0 Mesti Dipersiapkan

In Politika
PERESMIAN : Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto (tengah) saat membuka Yayasan Pelatihan Cad Cam (YPCC) di Grand Galaxy City Kota Bekasi, Jumat (13/9). FOTO : RICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto memberikan perhatian khusus terkait revolusi industri 4.0. Sebab, menjadi tolak ukur dari sebuah negara berkembang dan maju untuk menjadi sebuah solusi dalam persaingan yang sangat kompetitif di era globalisasi.

“Revolusi industri 4.0 harus menjadi perhatian serius untuk semua, karena jika kita tidak mengikutinya, kita akan tertinggal  dan tidak bisa bersaing dengan negara lain,” tutur Waras saat meresmikan Yayasan Pelatihan Cad Cam (YPCC) di Grand Galaxy City Kota Bekasi, Jumat (13/9).

Ia mengungkapkan, revolusi industri secara sederhana berarti perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang dan bertahap sesuai zamannya, dimulai dari Revolusi Industri 1.0 dengan ditemukannya mesin uap, lalu digunakan dalam proses produksi barang.

“Penemuan yang sangat revolusioner di zamannya, karena sebelum adanya mesin uap, kala itu manusia hanya bisa mengandalkan tenaga otot, tenaga air, dan tenaga angin untuk menggerakkan apapun,” ungkap Waras.

Berlanjut kepada Revolusi 2.0, dimana tenaga uap berganti menjadi tenaga Llistrik yang jauh lebih mudah dan murah daripada tenaga uap. Kemudian, sambung Waras, berlanjut lagi ke Revolusi 3.0, tenaga listrik digantikan dengan computer.

“Menjadi faktor berikutnya yang diganti adalah manusianya, setelah revolusi industri kedua, manusia masih berperan amat penting dalam produksi barang-barang, revolusi industri ketiga mengubahnya dan abad industri pelan-pelan berakhir, abad informasi dimulai,” jelasnya

Ia menambahkan, revolusi industri ini terus berkembang, dimana era sekarang adalah revolusi 4.0. Di era ini komputer tidak hanya dijadikan mesin yang digunakan secara parsial tetapi juga bisa terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam rentang jarak yang tak terbatas, yaitu menggunakan jaringan melalui dunia maya atau yang lebih akrab dengan sebutan Internet.

“Setiap manusia satu dengan manusia lain nya bisa berhubungan dan jarak bukan lagi menjadi suatu halangannya. Kita harus mempersiapkan, mempelajari dan harus bisa, jangan sampai di era revolusi industri 4.0 kami berleha-leha, harus bisa mengikuti,” pungkas Waras. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

PSHT bantu tenaga medis

PSHT Depok Berbagi Jamu dengan Tenaga Medis

PEDULI : Keluarga Besar PSHT barikan bantuan kepada tim medis di RS Brimob, Sabtu (18/04).

Read More...
BLT di negeri jepang

Di Jepang, Tiap Warga Dapat Rp14,5 Juta Hadapi Korona

ILUSTRASI   RADARDEPOK.COM - Pemerintah Jepang tengah serius untuk mengentaskan penyebaran virus Korona. negara dibawah kepemimpinan Perdana

Read More...
APD kreasi dari UI

UI Kembangkan APD Respirator

DIKEMBANGKAN : Tim ahli dan peneliti Universitas Indonesia mengembangkan prototype Alat Pelindung Diri (APD), dalam

Read More...

Mobile Sliding Menu