Kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang mendapatkan santunan yatim piatu berswafoto usai giat Perayaan 10 Muharram 1441 H, di lapangan sekolah yang  berlokasi di Jalan Progo, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (13/9). FOTO : SANI/RADAR DEPOK
Kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang mendapatkan santunan yatim piatu berswafoto usai giat Perayaan 10 Muharram 1441 H, di lapangan sekolah yang  berlokasi di Jalan Progo, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (13/9). FOTO : SANI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – SDN Mekarjaya 31 memberikan santunan kepada 25 anak yatim dan piatu. Kegiatan ini merupakan momentum Perayaan 10 Muharram 1441 Hijriah, di lapangan sekolah yang berlokasi di Jalan Progo, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jumat (13/9).

Kepala SDN Mekarjaya 31, Beti Nurbaeti mengemukakan, santunan diberikan kepada peserta didik dan anak-anak di sekitar sekolah yang sudah tidak memiliki ayah dan atau ibu. Selain mendapat uang tunai, mereka juga mendapatkan tas sekolah dan makanan.

“Uang santunan dan perlengkapan sekolah berasal dari infaq siswa dan guru sebesar Rp 7.650.000. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, kami bisa menyantuni 25 anak yatim dan piatu,” kata Beti kepada Radar Depok, usai acara di sekolah.

Momen 10 Muharram juga kerap dikenal Lebaran Anak Yatim. Dalam kegiatan ini, Beti menuturkan pihaknya mengimplementasikan suatu pembelajaran, sekaligus bentuk pendidikan karakter kepada peserta didik.

Dimana nilai-nilai seperti saling berbagi, kepedulian, dan gotong royong sangat erat dalam Perayaan 10 Muharram tersebut. “Disini kami tekankan anak-anak mendapat pelajaran penting artinya saling menyayangi dan peduli terhadap sesama, terutama sebagai umat muslim harus mencintai anak yatim dan piatu,” jelas Beti.

Hal menarik dalam momen Muharram di SDN Mekarjaya 31, selain menyantuni anak yatim yang muslim. Anak-anak yang non muslim juga mendapatkan porsi yang sama dengan nominal santunan tersebut.

“Kami tidak ingin anak-anak membedakan mana muslim dan non muslim, semuanya sama adalah saudara,” tegas Beti.

Sebanyak 570 anak berkumpul di lapangan sekolah sejak pukul 07:00 WIB. Kegiatan bermula dari salat duha bersama, membaca tahlil dan ayat suci Alquran. Kemudian dilanjutkan ceramah mengenai Muharram oleh Ustad Abdul Malik. Lalu santunan kepada anak yatim, dan ditutup dengan makan bersama.

Sementara itu, Ketua Komite SDN Mekarjaya 31, Sayuti menyebut, akan slealu mendorong dan membantu secara totalitas program yang dibuat oleh sekolah. Dalam santunan ini, dia berharap sekolah senantiasa mendapat keberkahan.

“Kegiatan ini sangat positif, nilai agama memang harus ditanamkan dalam diri siswa. Kami selalu mendukung kegiatan yang dilaksanakan sekolah, karena giat ini memiliki manfaat yang sangat besar untuk warga sekolah terutama bidang keagamaan,” pungkas Sayuti. (rd)

 

Jurnalis : Nur Aprida Sani (IG : @apridasani)

Editor : Pebri Mulya