EDUKASI : Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, Munadi memberikan edukasi kepada siswa di Mako Pemadam, Kecamatan Bojongsari, Senin (16/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
EDUKASI : Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, Munadi memberikan edukasi kepada siswa di Mako Pemadam, Kecamatan Bojongsari, Senin (16/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

Pencegahan terjadinya kebakaran kerap dilakukan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, salah satunya kepada siswa diwilayah Kota Depok. Pengenalan secara dini kepada siswa untuk memberikan pemahaman kepada siswa dalam mencegah maupun melakukan pemadaman api.

Laporan : Dicky Agung Prihanto

 

RADARDEPOK.COM, – Pagi itu, Kantor UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari di Jalan Raya Muchtar, Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, dipenuhi sejumlah siswa sekolah dari wilayah Kelurahan Bedahan, Sawangan. Mereka tampak merekam edukasi yang diberikan UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari, Munadi mengatakan, UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari tidak hanya bertugas melakukan pemadaman api maupun penyelamatan.

Namun, pemberian edukasi tentang bahaya kebakaran maupun cara penanganan menjadi bagian tugas UPT Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bojongsari.

“Salah satunya edukasi kami berikan kepada siswa sekolah yang berkunjung ketempat kami,” ujar Munadi.

Pria berkacamata tersebut mengungkapkan, edukasi yang diberikan berupa pengenalan secara dini potensi terjadinya bahaya kebakaran, cara penanganan pertama saat kebakaran, hingga melakukan penanganan dan resiko terjadinya kebakaran.

Hal itu diberikan untuk memberikan pemahaman kepada siswa akan bahaya kebakaran.

Selain itu, lanjut Munadi siswa diberikan cara penangkalan untuk mencegah terjadinya kebakaran. Apabila akan meninggalkan rumah dalam waktu lama, siswa diingatkan untuk mengecek sambungan arus listrik, salah satunya stop kontak. Tidak hanya itu, pastikan selang kompor gas dalam kondisi aman dan tidak terjadi kebocoran.

“Pencegahan harus diberikan secara dini baik kepada siswa maupun masyarakat,” tutup Munadi. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG: @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya