Sukses Butuh Konsistensi Pembangunan SDM

In Politika
SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti saat menggelar reses di Dapil-nya. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Tengku Farida Rachmayanti menilai, kunci dari sebuah kesuksesan adalah konsistensi dalam membangun sumberdaya manusia (SDM) yang berkualitas.

Menurut dewan yang akrab disapa Bu Opi ini, Depok sudah terlihat memiliki komitmen yang baik pada pembangunan non infrastruktur, khususnya pembangunan sumberdaya manusia di sepuluh tahun terakhir.

Dalam dua kali RPJMD ( 2011-2016 dan 2016-2021) pemerintah memperlihatkan kesungguhannya melalui program andalan Kota Layak Anak dan Program Unggulan Kota Ramah Keluarga.

“Ini investasi jangka panjang. Rekayasa sosial untuk mengokohkan struktur sosial sehingga menjadi kekuatan pembangunan,” tutur Bu Opi, kepada Radar Depok, Kamis (19/9).

Kebijakan yang pro anak dan keluarga sudah pada relnya. Terlebih,  politikus perempuan PKS yang masuk lima besar hasil Pemira untuk Pilkada Depok 2020 ini melanjutkan, saat dihubungkan dengan penyikapan terhadap tiga momentum yg membutuhkan pengelolaan SDM secara serius, yaitu, bonus demografi, revolusi industri 4.0 dan masyarakat lansia.

“Misal, dalam konteks bonus demografi, penyiapan keluarga berkualitas harus menjadi disain jangka panjang. Kerena itu intensitas Program Sekolah Pra Nikah ditingkatkan. Sebagai bentuk kepedulian pemerintah bagi keluarga yg sedang menyiapkan anaknya untuk masuk pada fase kehidupan baru yakni menikah dan berkeluarga,” paparnya.

Demikian juga dengan Program Pusat Pembelajaran Keluarga(Puspaga), tenaga konselor dan psikolog selayaknya ditambah untuk membantu keluarga dalam mencari solusi awal menghadapi berbagai dinamika, seperti masalah komunikasi suami istri, parenting, masalah remaja dan lainnya.

Berkaitan dengan Revolusi Industri 4.0, Bu Opi menilai, pemerintah perlu mensiasati agar bisa memanfaatkan momentum ini. Sehingga meminimalisir dampak rasionalisasi tenaga kerja. Misalnya pengembangan e-commerce. Selain juga memotret jauh ke depan kebutuhan industri sehingga dapat dirumuskan strategi link and match antara dunia usaha dan dunia pendidikan.

“Kerjasama yang produktif dengan lembaga kursus dan pelatihan penting dilakukan. Dinas tenaga kerja sebaiknya memiliki peta makro kebutuhan dunia usaha dan kualifikasi tenaga kerja yang tersedia,” tuturnya.

Kemudian, ia melanjutkan, bagaimana menyiapkan masyarakat lansia yg tangguh dan produktif. Trend menunjukkan jumlah masyarakat lansia bertambah seiring meningkatnya angka harapan hidup. Karenanya, kondisi dan situasi ramah lansia penting dibangun mulai dari lingkungan terkecil rukun warga (rw) .

“Misalnya, Posbindu diperkaya fungsinya, bukan hanya terkait fisik namun juga bisa sebagai wahana penguatan kecerdasan spiritual, emosional dan relasi para lansia,” lanjutnya.

Ia mengungkapkan, data menunjukkan jumlah pra lansia Depok 16,5 persen dan lansia 6,6 persen. Dengan trend yang meningkat dari tahun sebelumnya. Tantangannya adalah bagaimana memperkecil kondisi ketergantungan mereka dengan menyiapkan spiritual, emosional dan fisik mereka dengan baik sejak masa memasuki pra lansia.

Selain kebijakan publik yang ramah lansia. Seperti jemput bola terkait pelayanan adminduk, pelayanan kunjungan kesehatan keluarga, keberadaan ruang publik yang ramah lansia dan lainnya.

“Tidak rugi menginvestasikan sejumlah besar APBD kita untuk pembangunan SDM. Returnnya juga menarik, masyarakat tangguh dan sejahtera, In Syaa Allah dalam jangka panjang justru meminimalisir cost pembangunan. Tentunya kita berharap RAPBD tahun 2021 dan tahun berikutnya plafon prioritas anggaran untuk pembangunan manusia pertambahannya signifikan,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya

You may also read!

banyak baliho calon walikota

Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota Depok Mulai Hiasi Margonda

TERPAMPANG : Baliho Bacalon Walikota dan Wakil Walikota mulai menghiasi Jalan Raya Margonda, Kecamatan Beji,

Read More...
protokol kesehatan SDN Cipayung 4

Meski PJJ, SDN Cipayung 4 Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

BERSIH : Kepala SDN Cipayung 4, Juanda sedang mencuci tangan di lingungan sekolahnya, Kamis (27/08).

Read More...
kelurahan duren mekar swab test

ASN Kelurahan Duren Mekar di-Swab Test

DITES : Petugas Kesehatan Puskesmas Duren Seribu melaksanakan swab test terhadap ASN dan Non ASN

Read More...

Mobile Sliding Menu