KOORDINASI : Lurah Duren Seribu, Suhendar (kiri) bersama pengurus RW dan LPM melakukan koordiansi percepatan RTLH diwilayah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Selasa (17/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
KOORDINASI : Lurah Duren Seribu, Suhendar (kiri) bersama pengurus RW dan LPM melakukan koordiansi percepatan RTLH diwilayah Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Selasa (17/9). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DURENSERIBU – Aparatur Kelurahan Duren Seribu bersama LPM Kelurahan Duren Seribu, berusaha meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang infrastruktur. Melalui ajuan Musrenbang, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, akan membangun 14 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada tahun ini.

Lurah Duren Seribu, Suhendar mengatakan, Kelurahan Duren Seribu bersama pengurus LPM tengah berusaha meningkatkan infrastruktur untuk membantu kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong pembangunan RTLH diwilayah Kelurahan Duren Seribu.

“Sebanyak 14 RTLH akan didorong untuk mendapatkan pembangunan tahun ini,” ujar Suhendar kepada Radar Depok.

Suhendar menjelaskan, pembangunan RTLH merupakan upaya aparatur kelurahan bersama pengurus LPM mengajukan pembangunan kepada Pemerintah Kota Depok melalui Musrenbang 2018. Sebanyak 14 RTLH tersebut terdapat diwilayah RW1, RW2, RW3, RW8, dan RW9 dengan anggaran sebesar Rp18 juta per RTLH, menggunakan dana APBD Kota Depok.

Suhendar menuturkan, RTLH yang diajukan untuk mendapatkan pembangunan telah dilakukan kelayakan penilaian untuk mendapatkan bantuan. Umumnya kerusakan rumah RTLH berupa bagian atap maupun bagian rumah sehingga membutuhkan bantuan RTLH. Dengan adanya bantuan tersebut masyarakat akan merasa nyaman untuk ditinggali bersama keluarga.

“Kemungkinan akhir tahun sudah dilakukan pengerjaan RTLH,” tutup Suhendar. (dic)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky.slank)

Editor Pebri Mulya