PEMBAGIAN BIBIT GRATIS : Warga membawa bibit pohon yang diberikan secara gratis di Kantor Unit KLHK, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kamis (12/9). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyediakan bibit pohon gratis untuk setiap warga yang dapat diambil di 34 Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di seluruh provinsi hanya dengan membawa KTP dari hari senin hingga sabtu. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PEMBAGIAN BIBIT GRATIS : Warga membawa bibit pohon yang diberikan secara gratis di Kantor Unit KLHK, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kamis (12/9). Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyediakan bibit pohon gratis untuk setiap warga yang dapat diambil di 34 Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai di seluruh provinsi hanya dengan membawa KTP dari hari senin hingga sabtu. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Tahun 2019 menjadi tahun kelima sejak tahun 2014, Persemaian Permanen, Kementerian Lingkungan Hidup, Cimanggis bagi-bagi pohon gratis. Tujuannya untuk menumbuhkan cinta menanam di masyarakat perkotaan.

Antrean pemohon, kita sebut saja demikian. Lantaran warga diminta menyerahkan fotokopi KTP sebelum menerima 25 bibit pohon. Pemohon juga dimina mengisi formulir yang telah disediakan.

Pertanyaannya standar. Nama, alamat, dan profesi. Cuma untuk pendataan administrasi ke kementerian sebagai laporan. Manager Persemaian Permanen Cimanggis, Cecep Firman Risnandar mengatakan, kegiatan tersebut telah dilakukan sejak 2014. Warga bebas mengambil pohon hanya dengan menunjukan KTP.

“Ini agenda tahunan. Tahun ini, yang paling heboh. Sempat viral. Bahkan yang datang tidak hanya dari Depok saja, melainkan dari luar kota. Mereka siap antre untuk membawa pulang pohon,” terangnya kepada Radar Depok, Kamis (12/9).

Cecep mengatakan, setiap warga berhak menerima 25 batang bibit pohon. Tiga batang bibit pohon produktif, sisanya pohon kayu. “Semenjak kami membagikan pohon produktif masyarakat mulai berbondong-bondong, berdatangan,” kata Cecep.

Namun demikian, sambung dia, pohon produktif jumlahnya sangat terbatas. Sebelumnya, dari 25 bibit pohon yang dibagikan, pemohon berhak mendapat lima bibit pohon produktif, tapi belum lama ini, jumlahnya dikurangi menjadi tiga pohon saja.

Kamis (12/9), saat Radar Depok ikut antre, mendapatkan tiga buah bibit pohon produktif, belimbing, rambutan, dan jambu bol. Selebihnya diminta untuk memilih sendiri tanaman kayu yang terhampar luas di lahan persemaian.

Pohon kayu yang terdapat disana antara lain, trembesi, mahoni, sengon, jati, dan masih banyak lagi. Kita bisa pilih sendiri pohon yang mau kita ambil, mirip di supermarket tanaman.

Sementara untuk permintaan kelompok pemohon diminta membuat surat permohonan disertakan dengan sketsa lokasi tanam, calon lokasi tanam dan titik koordinat calon lokasi tanam “Supaya kami bisa menyesuaikan kebutuhan tanamannya,” kata Cecep.

Dia mengatakan, kegiatan pembagian bibit gratis ini merupakan program Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai upaya penghijauan. “Ini gratis tidak dipungut biaya,” tukasnya.

Sementara salah satu pengunjung, Dewanti mengaku datang dari Cibubur unmtuk meminta pohon. Dia mengatakan ingin menanam pohon di halaman rumahnya. “Pengennya si tanaman buah, tapi tanaman kayu nya juga saya ambil, di rumah kan bisa dikasih ke ketua lingkungan,” tukas Dewanti. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya