JUARA : Dzunurain Qolbi Aswi dan Muhammad Fathurrizqqi yang meriah medali emas berfoto bersama dengan Kepala MI Muhammadiyah Beji, Sahabudin. FOTO : MI MUHAMMADIYAH BEJI FOR RADAR DEPOK
JUARA : Dzunurain Qolbi Aswi dan Muhammad Fathurrizqqi yang meriah medali emas berfoto bersama dengan Kepala MI Muhammadiyah Beji, Sahabudin. FOTO : MI MUHAMMADIYAH BEJI FOR RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BEJI – Dua siswa berbakat dari MI Muhammadiyah Beji, yakni Dzunurain Qolbi Aswi dan Muhammad Fathurrizqqi berhasil menambah torehan prestasinya. Kali ini kedua siswa yang duduk di kelas V tersebut meraih medali emas dalam ajang Yogyakarta Championship 6 Tahun 2019.

Kepala MI Muhammadiyah Beji, Sahabudin mengatakan, ini adalah sebuah prestasi yang sangat membanggakan, karena pesertanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Oleh karena itu, untuk menjadi juara tentu tidak mudah, dimana setiap daerah pasti mengirimkan perwakilan terbaiknya.

“Prestasi ini menambah catatan yang diraih dua siswa kami, karena sebelum-sebelumnya memang kerap meraih prestasi dalam ajangm pencak silat,” ucapnya.

Sahabudin menuturkan, madrasahnya memang kerap selalu menyertakan siswa-siswanya dalam berbagai kompetisi atau kejuaran, baik di kawasan Kota Depok atau di daerah lainnya. Dari yang bersifat tanding pemasalan maupun seni. Jadi, tidak hanya untuk mengangkat citra sekolah Muhammadiyah saja, tetapi juga untuk memperkuat mental anak.

“Semoga apa yang diraih kedua siswa kami, bisa memotivasi siswa yang lainnya untuk bisa menorehkan prestasi sesuai dengan kemampuann yang dimilikinya,” terangnya.

Sahabudin juga berharap Pimda Tapak Suci Kota Depok untuk sering mengadakan pembinaan rutin. Jadi, atlet-atlet tapak suci dari Kota Depok bisa terus beregenerasi dengan kualitas yang baik.

“Harus ada generasi yang melanjutkan prestasi, oleh karena itu perlu ada pembibitan dan pembinaan sejak dini,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya