KEGIATAN : Penyusunan dokumen AMDAL di aula kantor Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kamis (17/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK
KEGIATAN : Penyusunan dokumen AMDAL di aula kantor Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kamis (17/10). FOTO : LULU/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Pemerintah Kota Depok, akan membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) wilayah timur 2020 awal. Hal tersebut terungkap saat penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) di Aula Kelurahan Cimpaeun, Kelurahan Tapos, Kamis (17/10).

Lurah Cimpaeun, Firman Rays mengatakan, kegiatan ini merupakan tahap awal untuk sosialisasi ke masyarakat dan konsultasi perizinan. Sedangkan untuk pembangunan dimulai 2020 mendatang.

“Ini tahap pertama pertemuan dengan masyarakat untuk pembangunan RSUD di RW4 dan RW5. Karena, awal 2020 kita akan mulai pembangunan tahap pertama, tahap kedua dilanjutkan pada awal 2021 dan diharapkan pada akhir 2021 pembangunan telah rampung dan sudah bisa dipergunakan,” kata Firman kepada Radar Depok.

Ia berharap dengan dibangunnya RSUD di wilayah timur Kota Depok dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Selain bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik, diharapkan juga dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

Di tempat terpisah, Wakil Walikota, Pradi Supriatna mengatakan, pembangunan RSUD di wilayah Timur Kota Depok merupakan salah satu janji kampanyenya kemarin bersama Mohammad Idris.

“Kami sengaja memilih wilayah Tapos agar menjangkau masyarakat yang berada di wilayah Timur Kota Depok, seperti Kecamatan Cimanggis, Sukmajaya, Cilodong dan lainnya,” lanjut Pradi.

Karena, sambung dia, saat ini Kota Depok hanya memliki satu RSUD yang berada di wilayah Sawangan, dengan demikian belum dapat menjangkau setiap wilayah ayang ada di Kota Depok ini.

“Kami berharap agar semua pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan dapat selesai sesuat waktu yang ditargetkan,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Lulu

Editor : Pebri Mulya