MASA DEPAN : Siswa-siswa sedang mengunjungi pameran perguruan tinggi negeri dan swasta yang ikut serta dalam kegiatan Edu Fair 2019 yang diadakan SMKN 2 Depok. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
MASA DEPAN : Siswa-siswa sedang mengunjungi pameran perguruan tinggi negeri dan swasta yang ikut serta dalam kegiatan Edu Fair 2019 yang diadakan SMKN 2 Depok. FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SAWANGAN – SMKN 2 Depok mengadakan acara Edu Fair 2019. Acara tahunan SMKN yang berlokasi di Jalan Abdul Wahab, Kecamatan Sawangan tersebut, diikuti oleh 14 perguruan tinggi negeri dan swasta dan ditujukan untuk siswa kelas XII.

Wakil Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubinmas) SMKN 2 Depok, Sri Maisaroh mengatakan, acara Edu Fair sudah berlajan empat tahun digelar. Tujuannya, untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang perguruan tinggi untuk siswa kelas XII. Karena, siswa di tingkat kelas tersebut, akan lulus dan bisa langsung ke dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Ini adalah salah satu program sekolah melalui bimbingan konseling, khususnya layanan bidang karir,” ucapnya kepada Radar Depok.

Maisaroh menjelaskan, di tahun pelajaran 2019/2020 total ada 426 siswa kelas XII yang terbagi dalam enam jurusan. Diantaranya ada Teknik Listrik, Teknik Audio Video, Teknik Pendingin dan Tata Udara, dan Teknik Komputer Jaringan, lalu untuk kepariwisataan ada jurusan Jasa Boga dan Tata Busana.

“Kami ingin memberikan akses mudah kepada siswa untuk mencari tahu tentang dunia perkuliahan. Jadi, di sekolah mereka sudah mendapatkan informasinya, sehingga punya pandangan apa yang akan mereka lakukan setelah lulus sekolah,” jelasnya.

Maisaroh menuturkan, Edu Fair dibagi menjadi tiga bagian, pertama ada tentang seminar motivasi tentang upaya meningkatkan aspek kecerdasan emosional, spiritual, dan menumbuhkan rasa kepercayaa diri siswa agar fokus menatap masa depan dan meraih cita-cita. Kedua kegiatan presentasi atau sosialisasi dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta. Ketiga ada pameran pendidikan yang diikuti 14 perguruan tinggi.

“Siswa tampak antusias untuk bertanya dalam setiap bagian kegiatan. Semoga, mereka sudah mengetahui apa yang akan dilakukannya setelah lulus dan untuk masa depan mereka tentunya,” jelasnya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya