Stadion Gelora Bung Karno.
Stadion Gelora Bung Karno.

 

JAKARTA – Penunjukan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 oleh FIFA, harus membuat PSSI membuat langkah-langkah cepat agar perhelatan empat tahunan tersebut bisa berjalan dengan baik dan lancar.

PSSI telah menyiapkan 10 stadion yang dianggap layak untuk menggelar event internasional tersebut.

Kesepuluh stadion yang diajukan PSSI yakni, Stadion Gelora Bung Karno (Jakarta), Wibawa Mukti (Cikarang), Pakan Sari (Bogor), Patriot (Bekasi), Mandala Krida (Yogyakarta), Manahan (Solo), Jakabaring (Palembang), Si Jalak Harupat (Bandung), Gelora Bung Tomo (Surabaya), dan I Wayan Dipta (Bali).

Tidak hanya stadion saja yang harus disiapkan, tetapi ada beberapa aspek lainnya yang perlu diperhatikan.

Berikut rangkuman pekerjaan rumah yang harus diselesaikan PSSI setelah Indonesia didapuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021.

1. Siapkan Pemain dan Pelatih

Ajang Piala Dunia U-20 merupakan kompetisi sepak bola terbesar untuk kelompok umur. PSSI tentunya harus menyiapkan skuat terbaik untuk ikut berlaga.

Berdasarkan catatan ada beberapa pemain besar yang merupakan alumni Piala Dunia U-20, seperti Lionel Messi, Antoine Griezman dan Mohammed Salah. Itu membuktikan pemain yang berada di laga tersebut, adalah sosok yang luar biasa.

Harus ada persiapan jangka panjang dan serius untuk mendapatkan skuat yang bertalenta dan kuat. Pertaruhannya adalah gengsi, karena Indonesia sebagai tuan rumah, dan jangan sampai jadi bulan-bulanan di turnamen tersebut.

Tidak hanya pemain, tetapi juga harus ditunjang dengan pelatih yang mumpuni jika tidak ingin mengulangi kesalahan pada Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia.

 

2. Stadion yang Ideal

PSSI harus mempersiapkan stadion yang berstandar internasional. Dari 10 stadion yang diajukan, Stadion Gelora Bung Karno, Pakan Sari, Wibawa Mukti, Patriot, dan Jakabaring pernah menjadi lokasi event besar, yakni Asian Games 2018.

Sedangkan Stadion Mandala Krida masih perlu banyak hal yang dipoles, salah satunya tidak memiliki lampu stadion yang sesuai standar.

Banyak hal yang perlu diperhatikan, dan itu terkadang hal yang standar. Diantaranya ketersediaan toilet yang layak, lalu pusat jajanan makanan. Selain itu disediakan, ambulan, klinik kesehatan, rambu keselamatan, pintu keluar darurat, dan papan informasi yang memudahkan penonton.

 

3. Infrastruktur Pendukung

Bukan hanya di dalam area stadion, tetapi penunjang lainnya juga harus mendapatkan perhatian. Seperti penginapan atau hotel yang dipersiapkan di sekitar stadion juga harus layak.

Bahkan, lokasinya juga terjangkau dari stadion untuk menampung para pendukung tim dari berbagai negara.

Rumah sakit juga harus layak dan lokasinya tidak jauh dari stadion. Itu untuk mengantisipasi apabila ada kejadian yang tidak diinginkan terjadi pada tamu yang datang ke Indonesia.

 

4. Transportasi

Sarana transportasi juga harus menjadi perhatian penting. Tamu-tamu peserta Piala Dunia diharapkan tidak terkendala kemacetan.

Akses jalan dari hotel menuju stadion dipastikan tidak bermasalah, sehingga tim yang akan bertanding bisa tiba tepat waktu saat pertandingan.

Dari 10 stadion hanya empat stadion, yakni Gelora Bung Karno, Wibawa Mukti, Pakan Sari, dan Patriot yang memiliki pengalaman menggelar event skala internasional.

 

5. Faktor Keamanan

Tentunya dengan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, akan banyak orang dari berbagai negara yang berkunjung ke Indonesia. Jadi, selama perhelatan turnamen tersebut, Indonesia harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada mereka.

PSSI harus bisa berkoordinasi dengan beberapa pihak yang berwenang untuk keamanan. Sehingga, turnamen besar tersebut bisa berjalan lancar sampai selesai atau hingga mereka kembali ke negara masing-masing.

Bukan hanya petugas keamanan, tetapi juga diperlukan beberapa petugas lainnya, seperti petugas kebersihan dan pemandu tamu. Petugas tersebut tentunya harus dilatih supaya bertugas dengan baik pada waktunya.

 

6. Lapangan Berlatih

Lapangan latihan menjadi satu diantara yang menjadi aspek penting yang menjadi perhatian khusus PSSI. Biasanya untuk perhelatan besar, setiap stadion ditunjang dengan dua lapangan latihan terpisah.

Ada beberapa stadion yang harus dipersiapkan tempat latihan pendukungnya.

 

7. Dukungan Masyarakat dan Suporter

Salah satu tanda suksesnya sebuah penyelenggaraan turnamen adalah jika dihadiri banyak penonton ke stadion. PSSI jangan sampai melupakan faktor tersebut.

PSSI harus memikirkan bagaimana membuat turnamen Piala Dunia U-20 mendapat dukungan besar dari masyarakat, mulai dari pertandingan pertama sampai laga puncak.

Semua bisa dilakukan dengan promosi secara masif sejak jauh hari, sehingga masyarakat berbondong-bondong datang ke stadion, termasuk dari negara lain.

Bukan tentang menonton di stadion saja, tetapi dukungan dari masyarakat juga bisa dengan menjadi tuan rumah yang baik dan ramah, sehingga semuanya bisa merasa nyaman selama berada di Indonesia.

 

8. Sistem Penjualan Tiket

Distribusi tiket masih menjadi permasalahan serius di Indonesia dalam turnamen olahraga. Karena praktik calo masih menjadi masalah klasik yang tidak kunjung selesai di Indonesia.

PSSI harus menyiapkan sistem penjualan tiket online yang bisa diakses dengan mudah oleh banyak orang. Jadi, penonton tidak perlu susah-susah untuk mengantre, apalagi jika ada lonjakan penonton yang begitu besar.

Semua itu harus disiapkan dan dilakukan uji coba sistem distribusi tiket sebelum perhelatan Piala Dunia U-20 dimulai.

 

Editor : Pebri Mulya