PATROLI KEAMANAN : Sejumlah petugas kepolisian berpatroli di sekitar Stasiun Depok, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Minggu (20/10). Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi  demonstrasi saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
PATROLI KEAMANAN : Sejumlah petugas kepolisian berpatroli di sekitar Stasiun Depok, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoranmas, Minggu (20/10). Hal tersebut dilakukan sebagai antisipasi  demonstrasi saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Kekhawatiran masyarakat sirna, saat pelantikan Presiden RI ke tujuh, Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Selama jalannya pelantikan bisa dibilang aman dan kondusif. Begitupula perjalanan kereta di Kota Depok, Minggu (20/10). Disetiap stasiun sejumlah aparat keamanan sudah berjaga, tapi pengguna kereta normal.

Kepala Humas PT KAI Daerah Operasi (Daop) I Jakarta, Eva Chairunisa mengatakan, saat pelaksanaan demontrasi di lingkungan gedung MPR/DPR RI, tidak mempengaruhi perjalanan kereta di Jabodetabek.

Dia mengatakan, seluruh perjalanan kereta normal, termasuk di Kota Depok. Bahkan di Stasiun Depok, dan Stasiun Depok Baru kereta tetap melayani penumpang seperti biasa. “Tidak ada yang berubah, perjalanan normal, seperti biasanya,” kata Eva saat dihubungi Harian Radar Depok, Minggu (20/10).

Dia juga mengatakan, jumlah penumpang juga tidak mengalami perubahan apalagi pada hari minggu perkantoran di Jakarta Libur.
Salah satu warga Beji, Misbach mengatakan perjalanan dengan menggunakan kereta tidak terlalu padat, terlebih saat hari minggu. “Kalau Minggu memang relatif sepi, pelantikan juga tidak berpengaruh dengan jumlah penumpang,” kata Misbach.

Sementara itu, guna mengamankan pelantikan Presiden, Depok menempatkan ratusan petugas keamanan gabungan.

“Kalau dari Kepolisian saja itu kami turunkan 577 personel tapi juga kami di dukung oleh TNI dan Sat Pol PP, jadi totalnya 857 personel gabungan,” ujar Kapolresta Depok, AKBP Azis Andriansyah.

Sejumlah tempat vital diakui Azis turut menjadi perhatian jajarannya guna menghindari hal yang tak diinginkan. “Ada keamanan seperti di stasiun dan juga di sentral-sentral perekonomian serta arus lalu lintas,” kata Azis.

Keamanan tak hanya dijaga oleh perorangan. Namun, juga dilengkapi dengan sejumlah alat pendukung, seperti panser yang diakui Azis ditempatkan di sejumlah objek vital.

Sementara itu, Azis mengatakan Kamis (17/10) pagi hingga sore hari dia menyambangi Gelora Bung Karno, guna menghadiri apel bersama yang dilakukan jajaran Kepolisian dan TNI. “Khusus untuk pelantikan presiden, leading sektor khusus keamanan presiden itu adalah TNI, sedangkan untuk situasi Kamtibmas dipegang Polisi, semua saling dukung,” tutur Azis. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya