PERAYAAN : Guru dan siswa SDN Cilangkap 8 kompak mengenakan pakaian batik dalam rangka meramaikan Hari Batik Nasional, Rabu (02/10). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK
PERAYAAN : Guru dan siswa SDN Cilangkap 8 kompak mengenakan pakaian batik dalam rangka meramaikan Hari Batik Nasional, Rabu (02/10). FOTO : PEBRI/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, TAPOS – Momen Hari Batik Nasional yang dirayakan pada 2 Oktober tiap tahunnya, suasananya terasa di SDN Cilangkap 8. Di SDN yang berlokasi di Perum Pesona Laguna, Jalan Pesona Raya, Kecamatan Cilangkap, Kecamatan Tapos tersebut, mulai dari guru sampai siswanya kompak menggunakan baju batik.

Kepala SDN Cilangkap 8, Sukamto mengatakan, sesuai dengan imbauan yang disebarkan dari Pemkot Depok melalui Dinas Pendidikan Kota Depok, maka keluarga besar SDN Cilangkap 8 mengenakan baju batik untuk memperingatinya. Tidak hanya ditujukan untuk siswa saja, tetapi juga untuk guru-guru.

“Total siswa ada 688 yang mengenakan pakaian batik, dan ada 21 guru yang juga mengenakan batik,” ucapnya kepada Radar Depok, Rabu (02/10).

Sukamto menjelaskan, tidak hanya sekedar memakai pakaian batik saja, tetapi ada juga pemilihan batik terunikĀ  untuk guru dan siswa. Dipilih tiga siswa dan tiga guru yang sesuai dengan kriteria. Itu semua untuk memberikan apresiasi kepada warga sekolah, yang telah ikut meramaikan perayaan Hari Batik Nasional.

“Tidak hanya sekedar memakainya saja, tetapi juga harus memahaminya. Karena, batik adalah sebuah warisan budaya Indonesia yang sudah diakui dunia. Jadi, sebagai warga Indonesia, harus bangga dengan batik dan mengenakannya,” katanya. (rd)

 

Jurnalis/Editor : Pebri Mulya