SIMBOLIS : Pj. MP BRI Kanca Depok, Wida Fahridawati didampingi karyawan BRI berfoto dengan pengurus, tokoh masyarakat dan anak yatim usai penyerahan CSR di Yayasan Nur Alam Nanggerang (Yanan),  RT01/05 Desa Nanggerang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Kamis (24/10). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
SIMBOLIS : Pj. MP BRI Kanca Depok, Wida Fahridawati didampingi karyawan BRI berfoto dengan pengurus, tokoh masyarakat dan anak yatim usai penyerahan CSR di Yayasan Nur Alam Nanggerang (Yanan),  RT01/05 Desa Nanggerang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Kamis (24/10). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BOGOR – BRI menyerahkan Corporate Social Responsibility (CSR) senilai Rp170 juta untuk membantu pembanguna asrama yatim dan majelis taklim Yayasan Nur Alam Nanggerang (Yanan) di RT01/05 Desa Nanggerang, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor, Kamis (24/10).

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dari Pj. Manager Pemasaran BRI Kantor Cabang  Depok, Wida Fahridawati mewakili Pemimpin BRI Kantor Cabang Depok, Rahmat Merdeka dan  diterima langsung Ketua Yanan, Ustadz Amsarullah.

Pj. MP BRI Cabang Depok, Wida Fahridawati mengatakan, program CSR ini merupakan penyisihan dari laba BRI yang digunakan untuk membantu sarana dan prasarana yang membutuhkan bantuan.

“Bantuannya disesuaikan dengan kebutuhan pembangunannya,” kata Wida kepada Radar Depok.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan untuk membantu pembanguna asrama yatim dan majelis taklim. Dan, lanjut mantan Manager Operasional di BRI Cabang Waru Buncit ini, untuk mendapatkan CSR dari BRI, pemohon lebih dulu mengajukan proposal, kemudian setelah disetujui dilihat.

“Setelah dapat, nanti tidak bisa menerima uangnya secara langsung, tapi berupa bahan bangunan sesuai dengan kebutuhan dari pembangunannya,” katanya.

Wida menambahkan, CSR yang dikucurkan BRI, memang lebih banyak untuk renovasi rumah ibadah dan dunia pendidikan. Sehingga, ia berharap, adanya CSR ini semakin mendekatkan BRI dengan masyarakat dan menunjukan BRI peduli terhadap umat dan dunia pendidikan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan proses pembangunan asrama yatim dan majelis taklim dari Yanan ini bisa segera rampung,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Yayasan, Ustadz Amsarullah mengatakan, setelah beberapa bulan lalu mengajukan proposal, ia bersyukur pengajuan dari pihaknya dapat direalisasikan BRI.

“Alhamdulilah, saya mengucapkan terima kasih ke BRI, yang sudah mengusahakan untuk membantu proses pembangunan Asrama yatim dan majelis taklim dari yayasan kami,” kata Ust. Amsar -sapaannya-.

Ia mengungkapkan, yayasan yang berdiri sejak 2014 ini tengah membangun asrama yatim dan majelis taklim. Proses pembangunan yang dimulai 2018 tersebut baru mencapai 20 persen dari rencana tiga lantai dengan 40 kamar untuk anak yatim yang mereka bina di sana.

“Semoga rencana kami dikabulkan Allah, Tentunya kami terus memohon doa dan bantuannya agar terlaksananya pembangunan ini,” ucap Ust. Amsar. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya