PELATIHAN: Sejumlah guru di Kota Depok mengikuti Pelatihan Budidaya Tanaman dengan Sistem Hydroponik, di Tunas Iblam Beji, Kota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK
PELATIHAN: Sejumlah guru di Kota Depok mengikuti Pelatihan Budidaya Tanaman dengan Sistem Hydroponik, di Tunas Iblam Beji, Kota Depok, beberapa waktu lalu. FOTO : AGUNG/RADAR DEPOK

 

Sejumlah guru di Kota Depok mengikuti Pelatihan Budidaya Tanaman dengan sistem Hyrdoponik gelombang 1, di Tunas Iblam di Jalan Raden Sanim Beji, Kota Depok, beberapa waktu lalu.

Laporan : Muhammad Agung HR

RADARDEPOK.COM, – Ahli Hydroponik sekaligus Pembina Tanaman Hydroponik Tunas Iblam, Asep Agro mengatakan, pelatihan ini juga sebagai bentuk rekreasi dari antusias masyarakat terhadap kebun hydroponik di Tunas Iblam.

“Kami membuka kelas kursus pelatihan dengan jumlah peserta saat ini yang masih terbatas. Ke depannya mungkin peserta bisa lebih banyak lagi,” ungkap Asep.

Materi yang disampaikan lanjut Asep, terdiri dari seputar hydroponik, tekniknya, apa itu hydroponik, jenis dan macamnya, peluang pasar, hingga diajarkan teknik budidaya serta pembibitan dalam hydroponik. Disampaikan jugab pemeliharaan, penanaman, dan sesi panen tanaman hyrodponik.

“Setelah pembaerian materi, peserta diajak ke kebun dan praktik langsung di kebun. Mulai dari penanaman biji, hingga proses panen yang sudah disiapkan di taman hyrdoponik iblam,” tutur Asep, didampingi Penanggung Jawab Hydroponik Iblam Edu Garden, Kartini.

Selain itu, sasaran peserta yang dibuka oleh Tunas Iblam adalah semua unsur masyarakat yang berkeinginan berbudidaya tanaman hydroponik. Menurut Asep bisa dari majelis taklim, organisasi kepemudaan, atau ormas untuk mendidik kadernya agar lebih produktif, maupun komunitas jalanan.

“Silakan siapapun bisa belajar tentang hydroponik di sini, kami selalu terbuka. Dengan hanya membayar Rp250 ribu per orang, peserta akan mendapatkan materi, konsumsi, sertifikat, staterkit atau alat untuk belajar di rumah,” pungkas Asep. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya