Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri.
Kepala BKPSDM Kota Depok, Supian Suri.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Yang ditunggu-tunggu terjawab sudah. Kemarin, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), memberikan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 sebanyak 356 orang untuk Kota Depok.

“Jadi tahun ini Depok tidak mendapatkan formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hanya CPNS yang jumlah kuotanya sebesar 356,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri kepada Radar Depok, Jumat (25/10).

Dia menjelaskan, sebelumnya BKPSDM mengajukan kuota CPNS ke BKN lebih dari 400-an orang. Namun yang disetujui hanya 356 orang saja. “Yang tidak dikabulkan kebanyakan CPNS di bidang tenaga adminsitrasi,” ucapnya.

Supian merinci, dari jumlah ratusan tersebut, mayoritas untuk formasi tenaga pendidikan sebanyak 230 orang. Terdiri dari 49 guru jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 181 guru jenjang Sekolah Dasar (SD).

Dia mengungkapkan, tenaga kesehatan sebanyak 47 formasi. Terdiri dari 13 formasi pada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok dan 34 formasi pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, termasuk di dalamnya untuk Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Sisanya tenaga teknis sebanyak 79 orang, yang akan disebar di semua Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Depok,” jelasnya.

Supian menambahkan, terkait jadwal pelaksanaan CPNS 2019, pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Kemenpan RB. Namun diprediksi pengumuman akan disampaikan pada akhir bulan ini. Menurutunya, selama penyeleksian Pemkot Depok bakal menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,1 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, seleksi hingga pengumuman.

“Adapun pendaftaran CPNS akan dibuka pada November 2019. Selanjutnya proses seperti biasa pengumpulan persyaratan, tes kesehatan, dan seleksi. Terakhir, pengumuman kelulusan yang akan dilaksanakan pada April tahun mendatang,” bebernya.

Terpisah, Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Mohammad Ridwan mengatakan pengumuman seleksi kemungkinan diundur. “Nampaknya begitu. Belum ada pengumuman dari Pak Menpan RB,” kata Ridwan, Jumat (25/10).

Ridwan menyampaikan kemungkinan pengunduran waktu pengumuman ini dikarenakan adanya penggantian kepemimpinan di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB). “Nampaknya kawan-kawan Kemenpan RB harus menyampaikan dulu kepada Menpan RB yang baru,” ungkap Ridwan.

Meski begitu dia meminta masyarakat jangan khawatir, diprediksi pembukaan seleksi CPNS tetap di bulan Oktober. Pasalnya, bulan Oktober masih ada seminggu lagi. “Tapi minggu IV (keempat) Oktober kan sampai minggu depan,” kata Ridwan. (rd/net)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya