HARUS ANTISIPASI : Sejumlah kendaraan melintas diantara pohon rindang di kawasan Jalan Juanda, kemarin. Pemerintah Kota Depok harus mengantisipasi pohon-pohon  besar dan rindang rawan tumbang menjelang musim penghujan. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK
HARUS ANTISIPASI : Sejumlah kendaraan melintas diantara pohon rindang di kawasan Jalan Juanda, kemarin. Pemerintah Kota Depok harus mengantisipasi pohon-pohon  besar dan rindang rawan tumbang menjelang musim penghujan. FOTO : AHMAD FACHRY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Memasuki musim hujan. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok mulai waspada terhadap pohon rawan tumbang. Upaya pemangkasan pohon juga terus dilakukan, terutama pada pohon yang berdaun rindang dan berdahan rapuh.

Kasi Tata Lingkungan dan Konservasi DLHK Kota Depok, Rizal Maulana mengatakan, pohon yang menjadi perhatian untuk dipangkas, antara lain berada di Jalan Merdeka, Jalan Proklamasi, Jalan Bahagia, Jalan Juanda, Jalan Margonda, Jalan Tanah Baru, Jalan Kelapa Dua Raya, dan Akses UI.

“Kami menerima beberapa laporan warga terkait adanya pohon tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang. Total pohon tumbang yang sudah terdata di DLHK mencapai 22 pohon dan sudah ditangani petugas kami, dibantu juga dengan warga,” ujar Rizal.

Dia menjelaskan, pohon tumbang didominasi jenis trembesi. Mengingat pohon tersebut memiliki dahan yang mudah rapuh. DLHK juga memastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. “Rata-rata jenis pohon yang tumbang terjadi di ruas jalan utama. Tapi kami pastikan tidak ada korban jiwa,” katanya.

Lebih lanjut, sambug dia, guna mengantisipasi terjadinya pohon tumbang, pihaknya telah melakukan pemangkasan (penopingan) dahan yang rindang. Pemangkasan dilakukan rutin oleh petugas patroli ke sejumlah wilayah.

“Petugas kami setiap hari keliling untuk mengidentifikasi pohon yang rawan tumbang. Kami juga mengimbau warga untuk melaporkan pohon rawan tumbang ke Emergency Call 112, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan di nomor (021) 77827280, Markas Pohon di Posko Bibit Jalan Bahagia Raya, Sukmajaya, maupun ke Kantor DLHK di Jalan Raya Bogor,” jelasnya.

Sementara salah satu warga kecamatan Beji, Soleh mengaku khawatir jika pohon yang sudah rindang tidak dipangkas. Dapat membahayakan pengguna jalan. “Saya berharap dinas terkait mau memangkas pohon yang sudah rimbun,” tukas Soleh. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya