Oleh: Drs. Supartono, M.Pd

Pengamat Pendidikan Nasional, Pengamat Sepak Bola Nasional, dan Sosial

 

SSB Sukmajaya yang baru saja sukses menggelar Festival Sepak Bola antar Provinsi Piala Bergilir Mochammad Yana Aditya (3Wulan SSB Sukmajaya) U-8, U-10, dan U-12 yang hanya diikuti oleh Sekolah Sepak Bola (SSB) terpilih, mewakili provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah, akan kembali menggelar festival sepak bola di penghujung tahun 2019 (Bulan Desember).

Festival kali ini akan bertajuk “Festival Sepak Bola antar Sekolah Dasar (SD) se-Kota Depok. Berdasarkan data referensi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dari sebelas kecamatan di Kota Depok, secara total ada 592 sekolah yang terdiri dari SD Negeri, SD Swasta, dan MI.

Selama ini, dari seluruh siswa SD di Kota Depok tidak semuanya merasakan ingar-bingar festival/turnamen/kompetisi sepak bola usia dini, karena tidak semua siswa SD bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB). Dengan potensi hampir enamratus SD di Kota Depok, maka betapa melimpahnya talenta pesepak bola usia dini di Kota Depok yang dapat menjadi tulang punggung sepak bola Depok di masa mendatang.

Minimnya penyelenggaraan festival/turnamen/kompetisi sepak bola antar SD, khususnya di Kota Depok dan umumnya di Indonesia, membikin Drs. Supartono, M.Pd (pengamat sepak bola nasional, pendidikan nasional, dan sosial) yang sekaligus pemilik SSB Sukmajaya Depok, tergerak menyelenggarakan festival ini.

Pengalaman menjadi penyelenggara festival sepak bola sejak tahun 2001, hingga lahirnya Festival SSB Sukmajaya, Kompetisi SSB Sukmajaya, Festival 3Wulan SSB Sukmajaya, hingga festival sepak bola antar provinsi dengan lokasi festival yang cukup representatif di Kostrad Cilodong, akan menjadi catatan sendiri dengan terselenggaranya festival sepak bola antar SD se-Kota Depok.

Selain itu, festival sepak bola antar SD se-Kota Depok perdana di 2019, nantinya akan di dukung sepenuhnya oleh Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata), Askot PSSI Depok, Harian Radar Depok serta media olahraga terbesar Indonesia, Harian TopSkor, pun terpublikasi di media online Kompasiana dan Indonesiana Tempo seperti halnya Festival SSB antar Provinsi yang pada tahun 2020 akan melebar menjadi se-Jawa dan provinsi di pulau lain.

Semoga saja, ada pihak terkait, instansi, institusi, atau perusahaan-perusahaan di Kota Depok yang dapat menjadi partner dari kegiatan ini. Secara spesifik, Festival Sepak Bola antar SD se-Kota Depok 2019, akan digelar pada pertengahan bulan Desember 2019 di Kostrad Cilodong. Regulasi umumnya, festival akan mempertandingkan dua kategori yaitu kelas bawah (3/4 SD) dan kelas atas (5/6 SD), masing-masing bermain 7 vs 7 dengan setiap tim maksimal 12 pemain. Setiap SD hanya boleh mendaftarkan masing-masing 1 tim kelas bawah dan 1 tim kelas atas dengan bukti Surat Pernyataan dari Kepala Sekolah yang menyatakan nama pemain, tempat tanggal lahir, kelas, dan ofisial, semua dalam satu Surat Keterangan.

Mengingat festival mengatasnamakan tim SDN/SD Swasta/MI, maka tidak seperti festival antar SSB, peserta festival tidak dibatasi oleh kelompok umur atau usia pemain, terpenting peserta adalah benar siswa dari sekolah bersangkutan dan duduk di kelas 3/4 dan 5/6 SDN/SD Swasta/MI. Atas nama pembinaan sepak bola usia dini, apresiasi festival juga tidak memberikan iming-iming hadiah uang, namun hasil prestasi dihargai dengan tropi juara, sertifikat, dan paket hadiah pembinaan.

Regulasi lain termasuk iuran pendaftaran akan diinfokan menyusul sambil proses rekomendasi kegiatan dari Disporyata, Dinas Pendidikan, dan Askot PSSI Kota Depok. Sejak infomasi ini dipublikasikan, silakan untuk seluruh SDN, SD Swasta, dan MI di Kota Depok, boleh registrasi dulu dengan menghubungi kontak 08179831425. Berikutnya langsung dapat menyiapkan tim terbaik di SDnya masing-masing. Mengingat ini adalah event perdana, maka peserta akan dibatasi masing-masing 32 tim kelas 3/4 dan 32 tim kelas 5/6. InsyaAllah, karena event ini didukung oleh instansi dan dinas terkait, maka sertifikat kejuaraan juga dapat digunakan sebagai syarat masuk SMP jalur prestasi.

Festival sepak bola antar SD se-Kota Depok adalah langkah awal, sebab sangat memungkinkan pada tahun mendatang, festival ini akan berkembang menjadi festival antar SD se-Jabodetabek dan seterusnya, pun dapat berubah menjadi kompetisi antar SD. (*)