AUDIENSI : Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok saat menerima audiensi perwakilan Serikat Pekerja PT Tang Mas di Ruang Fraksi PKS Gedung DPRD Kota Depok, Jalan Boulevards GDC, Kecamatan Cilodong, Senin (30/9). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
AUDIENSI : Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok saat menerima audiensi perwakilan Serikat Pekerja PT Tang Mas di Ruang Fraksi PKS Gedung DPRD Kota Depok, Jalan Boulevards GDC, Kecamatan Cilodong, Senin (30/9). FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Fraksi PKS DPRD Kota Depok berjanji kepada Serikat Pekerja PT. Tang Mas, akan mendorong Dinas Tenaga Kerja Kota Depok untuk memberikan dukungan penuh bagi pemenuhan hak pekerja yang di PHK tersebut.

Hal tersebut disebutkan saat fraksi yang diketuai Sri Utami kembali menerima audiensi perwakilan Serikat Pekerja PT Tang Mas di Ruang Fraksi PKS Gedung DPRD Kota Depok, Jalan Boulevards GDC, Kecamatan Cilodong, Senin (30/9).

“Tadi yang menerima perwakilan Serikat Pekerja PT Tang Mas kali ini, saya, Pak Imam Musanto, Pak Habib Syarif Gasim Husin Al Attas, Ibu Farida Rachmayanti dan Pak Moh Hafid Nasir,” tutur Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Ade Firmansyah kepada Radar Depok.

Ia mengungkapkan, sebagai tindaklanjut pertemuan audiensi Serikat Pekerja PT Tang Mas pada Hari Aspirasi Fraksi PKS, Senin (23/9), dilakukan pertemuan lanjutan pada senin (30/9). Setelah menerima pengaduan para pekerja PT Tang Mas yang di PHK pihak perusahaan, Fraksi PKS langsung menindaklanjuti dengan menemui Dinas Tenaga Kerja kota Depok dan Manajemen PT Tang Mas.

Hal ini dilakukan atas keluhan 108 pekerja PT Tang Mas yang di PHK tapi belum menerima hak pesangon sesuai ketentuan perundangan, Fraksi PKS melakukan komunikasi dengan Disnaker kota Depok, dan diterima langsung Kepala Dinas, Manto, beserta jajaran sekdis dan kabid terkait.

“Dalam pertemuan Anggota Fraksi PKS Farida Rachmayanti dan saya di kantor Disnaker Kota Depok, diketahui bahwa pihak Dinas sudah beberapa kali turut memfasilitasi pertemuan tripartit antara pekerja, perusahaan dan dinas,” ungkapnya.

Dalam pendampingan tersebut, sambung Ade, Disnaker Kota Depok berupaya mencari solusi terbaik bagi kedua pihak, terutama bagi pemenuhan hak para pekerja yang di PHK, agar dibayarkan sesuai peraturan perundangan, dan di sisi lain agar keberlangsungan perusahaan juga diperhatikan. Namun belum tercapai titik temu yang disepakati, sehingga kemudian Dinas memberikan sejumlah rekomendasi.

“Setelah menemui Disnaker kota Depok pada senin siang (23/9), Fraksi PKS berkirim surat ke Manajemen PT Tang Mas menyampaikan rencana kunjungan lapangan ke kantor PT Tang Mas dan diterima pada hari rabu (25/9) siang,” ucap Ade.

Sementara, Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Farida Rachmayanti menambahkan, dalam kunjungan tersebut, para anggota legislatif dari PKS dipimpin Sri Utami, beserta Aleg lainnya, seperti Farida Rachmayanti, Ade Firmansyah, Imam Musanto, Habib Syarif Gasim Husin Al Attas. Sementara dari pihak Manajemen mewakilkan pada kuasa hukumnya.

“Hal ini sempat disesalkan kami dari Fraksi PKS yang berharap dapat bertemu langsung dengan pihak Manajemen dan Owner (pemegang saham) PT Tang Mas,” tegas Farida Rachmayanti.

Wakil rakyat dari Beji, Cinere, Limo ini melanjutkan, pertemuan tetap berlangsung untuk mendapatkan penjelasan dari pihak PT Tang Mas atas PHK 108 pekerjanya. Selanjutnya ia menuturkan, menurut kuasa hukum PT Tang Mas, kondisi perusaan saat ini belum bisa memenuhi tuntutan para pekerja yang di PHK tersebut untuk mendapatkan pesangon sebesar 2 kali Peraturan Menteri Tenaga Kerja (PMTK), melainkan 1 kali PMTK dengan dicicil 18 kali pembayaran.

Bu Opi-sapaannya-menuturkan, hal ini diyakini kuasa hukum PT Tang Mas sudah sesuai dengan penafsiran atas peraturan perundangan juga. Bila tidak ada titik temu, dapat diselesaikan di Pengadilan Hubungan Industrial (PHI).

“Pada pertemuan lanjutan dengan perwakilan Serikat Pekerja PT Tang Mas Senin (30/9), Fraksi PKS menjelaskan hasil tindaklanjut yang sudah dilakukan tersebut,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Depok, Sri Utami menambahkan, pada intinya, Fraksi PKS siap untuk terus mendukung pemenuhan hak pekerja yang di PHK, bukan saja dari aspek hukum, melainkan juga aspek kemanusiaan. Dimana para pekerja yang di PHK sebagian besar sudah bekerja lebih dari 20 tahun dan sudah menjelang masa pensiun.

“Kami berjanji pada perwakilan Serikat Pekerja yang hadir untuk terus mendorong Dinas Tenaga Kerja kota Depok untuk memberikan dukungan penuh bagi pemenuhan hak pekerja yang di PHK ini,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya