ILUSTRASI : Anggota polisi lalu lintas akan dipasangi body camera.
ILUSTRASI : Anggota polisi lalu lintas akan dipasangi body camera.

 

JAKARTA – Mengantisipasi maraknya pungutan liar (pungli) di kalangan kepolisian, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membuat inovasi dalam menindak secara hukum untuk anggota kepolisian di jalanan. Setiap anggota akan dipasangi kamera berteknologi tinggi yang akan dipasang di badannya (body camera).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Muhammad Nasir mengatakan, kamera portabel tersebut bisa dipasang pada saku baju anggota. Pemasangan ini bertujuan untuk mengawasi anggota kepolisian saat bertugas di lapangan.

“(Tujuannya) untuk melihat kegiatan dan tindakan anggota di lapangan dalam pengawasan,” kata Nasir.

Body camera bekerja dengan sistem kendali jauh, dengan cara streaming. Kamera mampu menayangkan siaran langsung gambar dan audio selama 8 jam berturut-turut tanpa bisa dimatikan. Alat tersebut dikendalikan langsung dari ruang kontrol Ditlantas Polda Metro Jaya.

Selain itu, Nasir menambahkan, tujuan lainnya dari body camera itu juga bisa membantu upaya penindakan para pelanggar lalu lintas. “Body camera juga untuk menindak pelanggar lantas secara elektronik. Alat itu dapat diarahkan ke sasaran dari back office (ruang kontrol Ditlantas Polda Metro Jaya),” katanya.

Dengan adanya kamera ini, kondisi di area bertugas anggota pun bisa terpantau. Apabila eskalasi mengalami peningkatan, maka bisa segera dikirimkan bantuan tambahan personil. “Body camera juga dapat untuk meminta bantuan personel dalam tugas yang memerlukan penambahan personel,” tegas Nasir. (jwp/rd)

 

Editor : Pebri Mulya