RADARDEPOK.COM, DEPOK – PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Barat (UITJBB) sebagai unit pengelola tol listrik PLN berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan menambah kapasitas Trafo dan jaringan tol listrik yang berada di Jabodetabek.

Assistant Manager Komunikasi dan CSR, UIT, JBB, Arustie Utami mengatakan, trafo berkapasitas 2 x 500 MVA yang berada di Kembangan, Jakarta Barat merupakan salah satu penopang sistem kelistrikannya di wilayah Jabodetabek. Sistem kelistrikan dengan interkoneksi memungkinkan pelanggan untuk mendapatkan pasokan listrik dari pembangkit yang berada di wilayah lain.

“Pertumbuhan beban yang tinggi juga dikarenakan adanya pembangunan infrastruktur, seperti penambahan gedung-gedung perkantoran, kompleks perumahan, kawasan industri yang membutuhkan tambahan pasokan listrik,” ujarnya.

Menghadapi hal tersebut, PLN UIT JBB juga menyiapkan jalur Tol Listrik Saluran Udara Tegangan Extra Tinggi (SUTET) 500 kV dengan 4 sirkit yang terdiri dari  2 sirkit  pada SUTET Gandul-Kembangan dan 2 sirkit di SUTET Kembangan Duri Kosambi. Selain itu PLN  efisiensi sebesar Rp3,7 miliar atas beroperasinya GISTET (Gas Insulated Switchgear Extra High Voltage).  Semua upaya ini untuk menambah keandalan pasokan listrik kepada pelanggan.

Pada Hari Listrik Nasional (HLN) ke-74 Tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 27 Oktober, merupakan momentum PLN menuju elektrifikasi Ratio 100 persen di Tahun 2020.

“Target di Tahun 2020, PLN akan mengurangi gangguan yaitu 3 x gangguan per 100 kms di tegangan menengah setiap tahunnya, parameter untuk mengukur durasi lama padam listrik adalah 12 menit per pelanggan,” katanya.

Program 35.000 Megawatt juga akan memperkuat sistem kelistrikan di Indonesia secara menyeluruh dengan berbagai tantangan yang harus dihadapi PLN. Memberikan Pelayanan terbaik dan komitmen untuk membangun negeri bersama SDM Unggul Terangi Indonesia. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya