MERIAH: Peserta International Conference High Voltage Engineering and Power System (ICHVEPS) 2019, saat melakukan Foto bersama di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Indonesia, kemarin. FOTO : ISTIMEWA
MERIAH : Peserta International Conference High Voltage Engineering and Power System (ICHVEPS) 2019, saat melakukan Foto bersama di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Indonesia, kemarin. FOTO : ISTIMEWA

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – International Conference High Voltage Engineering and Power System (ICHVEPS) 2019, dengan mengusung tema “Towards Sustainable and Reliable Power Delivery” atau Menuju penyerahan daya yang berkelanjutan dan andal, diharapkan mampu mengembangkan ilmu dan teknologi ketenaga listrikan.

Acara digelar pada tanggal 1 sampai 4 Oktober 2019, di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Bali, Indonesia. Merupakan kegiatan yang diprakarsai oleh jurusan teknik elektro Institut Teknologi Bandung (ITB) dan PLN sebagai salah satu sponsor terlibat.

Setelah dibuka oleh General Chairman, Prof. Dr. Ir. Suwarno yang berasal dari ITB acara berjalan seru, diskusi hangat disampaikan saat bergantian peserta konferensi melakukan presentasi. Dia mengatakan Konferensi Internasional tentang Tinggi Rekayasa Tegangan dan Sistem Tenaga 2019 (ICHVEPS 2019) merupakan acara dua tahunan.

“Konferensi ini dirancang untuk menjadi forum internasional untuk bertukar ide, diskusi dan diseminasi penelitian hasil dan teknologi terbaru di bidang High Voltage Engineering and Power Sistem dari pembangkit listrik, universitas, lembaga penelitian serta industry,” kata Prof Suwarno.

Dia mengatakan konferensi tersebut telah menerima sejumlah besar abstrak/makalah pengajuan lebih dari 186, namun dari seleksi yang dilakukan, akhirnya 136 makalah dari 14 negara yang diterima dari Negara Indonesia, Jerman, Malaysia, India, Australia, Korea Selatan, Cina, Jepang, Taiwan, Vietnam, Kanada, Italia, AS, dan Maroko.

Sementara General Manager PLN UIP2B, Bapak E. Haryadi, sebagai pembicara membahas tentang “Technology Challenges, Research and Development for Reliable and Sustainable Electric Power System” atau Tantangan Teknologi, Penelitian dan Pengembangan untuk Sistem Tenaga Listrik yang Andal dan Berkelanjutan.

Tidak hanya itu, 8 orang pegawai P2B dari kantor induk dan unit pelaksana ikut menyusun 2 paper yaitu Paper 122, Study of FACTS Implementation to Balance Transmission Line Loading under Steady, Dynamic, and SSR Simulation. Studi kasus di Suralaya – Balaraja 500 kV, yang ditulis oleh Fajar Ari Kristianto, Iwa Garniwa, Aristo Adi Kusuma, dan Musa Marbun.

Selain itu, Paper 97, Bali Energy Planning: Optimization of Energy Resources for Electrical Generation 2019-2028, oleh Eldi Firmansyah Nasution, Jakfar Shadiq, Heri Setyo Purnomo, dan Joanna Francisca Socaningrum.

Upaya meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan teknologi kelistrikan terus dilakukan oleh banyak lembaga dan PLN pastinya, apalagi bila bukan sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan PLN kepada seluruh masyarakat. (rd)

 

Jurnalis : Rubiakto (IG : @rubiakto)

Editor : Pebri Mulya