Mohammad Idris.
Mohammad Idris.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Saat ini siapa yang tidak kenal Mohammad Idris di Kota Depok. Namanya sudah nyohor digadang-gadangkan maju kembali sebagai calon Walikota Depok di 2020. Sayangnya, sampai detik kemarin, belum ada satu pun partai melamar sang petahana yang memiliki elektabilitas tinggi.

Kepada Harian Radar Depok, Walikota Depok, Mohammad Idris mengaku, belum dapat memastikan maju atau tidak pada Pemilihan Walikota 2020 mendatang. Karena saat ini dia masih menunggu partai yang akan meminangnya.

“Untuk saat ini saya belum bisa memastikan, kita liat saja nanti. Semua partai saya tunggu menyebut nama saya atau tidak, kalau nama saya tidak di sebut ya sudah,” ungkap Walikota Depok, Mohammad Idris, saat di temui di gedung Balai Rakyat 2, Kelurahan Sukmajaya, kemarin.

Dia juga menambahkan, jika Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak memberikan rekomendasi, maka dia akan menunggu partai lain yang bersedia mengusungnya.

“Kalau PKS tidak memberikan rekomendasi, ya tidak apa-apa. Nunggu dipinang sama yang lain. Kalau dari partai lain tidak ada yang minang juga, yaudah mau gimana lagi, berarti tidak nyalonin,” ucapnya.

Jika nanti ada partai yang mengusungnya, Idris mengungkapkan Wakil Walikota yang ideal menurutnya yaitu yang paham mengenai birokrasi. “Kalau masalah partai mana yang akan saya pilih, kita tunggu saja nanti, sekarang gausah berandai-andai. Harapannya saat ini ada partai yang melamar saya,” tuturnya.

Wakilnya nanti, lanjut dia, pokoknya tahu masalah birokrasi. Wakil wlaikota senang duduk di birokrasi dan senang untuk menyelesaikan SDM di birokrasi. Karena Walikota dan Wakil Walikota kedepannya harus banyak keluar. Artinya banyak komunikasi ke pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kalau perlu komunikasi ke luar negeri. “Ini demi mencari dana-dana tambahan untuk pembangunan di Kota Depok yang semakin Metropolitan,” tambahnya.

Sementara, di Gerindra Depok sudah bulat mengusung Ketua DPC Gerindra Kota Depok, Pradi Supriatna yang kini menjabat Wakil Walikota Depok. Begitupun saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Gerindra pada Rabu (16/10) lalu, Pradi diusulkan partainya maju sebagai Walikota Depok periode mendatang. “Ya sah-sah saja lah ya (jika Gerindra usung Idris),” singkat Pradi.

Terpisah, Ketua Divisi Humas DPW PKS Jabar, Imam Budi Hartono mengungkapkan, dari delapan wilayah yang akan melaksanakan pesta demokrasi itu, yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Depok, pihaknya menargetkan memenangkan empat wilayah di Pilkada Jabar 2020.

“Keempat wilayah itu, Kabupaten Bandung, Kabupaten Karawang, Kabupaten Cianjur dan Kota Depok. Ketua DPW PKS Jabar, Pak Syaikhu melontarkan itu dalam Rakorwil kemarin,” kata Imam Budi Hartono yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Jabar kepada Radar Depok.

Menanggapi dinamika politik di Depok, politikus yang digadang-gadangkan maju di bursa Pilkada Depok 2020 ini mengatakan, ada statement dan pemberitaan yang terkesan meremehkan eksistensi PKS di Kota Depok.

“Logika calon bukan satu-satunya faktor penentu kemenangan. Sejarah Pak Badrul Kamal dengan Pak Nur Mahmudi di Pilkada 2005 Kota Depok, lalu di Pilkada Jabar juga, kalahnya Kang Dani Setiawan  oleh Kang Aher menunjukan hal tersebut,” tegasnya.

Menurut Ketua Tim Sukses Ahmad Heryawan-Dedi Mizwar ini, logika yang menjadi penentu kemenangan dalam Pilkada selain logika calon, seperti logika mesin partai, logika janji kampanye, logika media, dan lainnya.

“Untuk kasus Depok PKS selain sudah menang dalam 3 kali Pilkada, mesin partai sangat kuat. Apalagi di Pemilu 2019 sebagai pemenang. Saya yakin walau petahana bisa diusung partai-partai selain PKS, masih ragu jika PKS tidak mendukungnya, saya yakin itu,” pungkasnya.

Sebelumnya, Partai Golkar bersikap sebaliknya. Mereka santai. Karena sedari awal, kader partai sudah bulat mendukung Ketua DPD Partai Golkar Kota Depok, Farabi El Fouz.

Hal tersebut terungkap ketika jajaran partai berlambang Pohon Beringin itu melakukan visit media ke Kantor Harian Radar Depok, di Jalan Boulevard GDC, Ruko Verbena, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Kamis (18/10).

“Ini safari pertama kami, khusus bagi saya. Ini merupakan kunjungan pertama ke kantor redaksi media,” kata Farabi mengawali pembicaraan dengan Radar Depok.

Dalam kunjungan tersebut, Farabi didampingi Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari Fraksi Golkar Tajudin Tabri, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Depok Juanah Sarmili, Wakil Ketua Fraksi DPRD Kota Depok Nurdin Al Ardisoma, Anggota Fraksi Golkar DPRD Kota Depok Supriatni dan Nurhasim.

Menurut Farabi, saat ini pihaknya terus mempersiapkan diri dalam mengikuti kontestasi Pilkada Depok. Sebab, saat ini Golkar Depok sendiri tidak dibebankan untuk mencari kader. Bahkan, rekomendasi sudah jelas dialamatkan kepada dirinya. “Insya Allah ke saya. Bahkan, berdasarkan hasil Musda terakhir, tetap meminta saya untuk maju. Jadi kami tidak dipusingkan dengan urusan memilih dan menjaring kandidat,” paparnya.(cr1/cky)