Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Presiden Joko Widodo (Jokowi).

 

JAKARTA – Royal Islamic Strategic Studies Centre (RISSC) Yordania kembali merilis daftar 500 muslim paling berpengaruh di dunia di tahun 2019. Dari sederet nama-nama tersebut, terpampang sejumlah kepala negara, ketua organisasi, politikus, atlet hingga selebriti masuk dalam daftar muslim paling berpengaruh.

Dari daftar RISSC, ternyata Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) masuk dalam 50 besar, yakni di peringat 16. Sementara untuk posisi pertama dipegang oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, disusul Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Alasan RISSC menenpatkan nama Jokowi, karena dianggap sebagai pemimpin yang sering blusukan dan bertemu langsung dengan masyarakat. Kebiasaan itu sudah dilakukan Jokowi sejak menjabat wali kota Surakarta dan gubernur DKI Jakarta.

“Presiden Widodo menjadi dikenal karena kerap melakukan inspeksi mendadak untuk melihat dan mendengar langsung dari masyarakat di suatu daerah. Ini memungkinkan Jokowi untuk mendengar langsung keprihatinan dan keluhan masyarakat, sehingga menjadikannya sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan masyarakat,” tulis RISCC dalam situs resminya.

Ada beberapa faktor dalam penilaian tokoh muslim yang paling berpengaruh tersebut. Namun, poin tertinggi diukur dari popularitas. Maka dari itu, wajar ketika top 50 didominasi oleh kepala negara.

Selain itu, RISSC juga tak melihat aspek kontroversial orang-orang yang masuk dalam daftat 500 mulim berpengaruh. Oleh karena itu, di dalam daftar tersebut tercantum sejumlah nama tokoh Syiah.

Selain Jokowi, tokoh muslim dari Indonesia yang masuk dalam top 50 yakni, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di urutan 20 dan Habib Luthfi bin Yahya di urutan 37.

Untuk diketahui, peanugerahan 500 muslim berpengaruh versi RISSC Yordania ini merupakan tahun ke-10. (jpnn/rd)

 

Editor : Pebri Mulya