DISKUSI KEMACETAN : Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana didampingi Ketua Sekber Wartawan Deoik, Herry Budiman saat Ngopi Bareng Kadishub Depok, di Ruko Arcade, Kelurahan Tirtajaya, Sukamajaya, Jumat (25/10). FOTO : ARNET/RADARDEPOK
DISKUSI KEMACETAN : Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana didampingi Ketua Sekber Wartawan Deoik, Herry Budiman saat Ngopi Bareng Kadishub Depok, di Ruko Arcade, Kelurahan Tirtajaya, Sukamajaya, Jumat (25/10). FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, SUKMAJAYA – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana menyebutkan tidak tertibnya pengemudi driver online dan pedagang kaki lima (PKL) menjadi biang kemacetan di Kota Sejuta Maulid.

Hal tersebut diungkapkan Dadang saat menghadiri agenda Ngopi Bareng Sekber Wartawan Depok dengan tema ‘Kemacetan dan Alternatif Solusi’ di Rulo Arcade, Jalan Boulevard GDC, Kelurahan Tirtajaya, Sukmajaya, Jumat (25/10).

“Setelah evaluasi dan turun ke lapangan, kesemrawutan PKL dan parkir liar Ojol menjadi masalah yang harus dibenahi terlebih dahulu,” paparnya.

Untuk itu, pihaknya telah merumuskan agar memberikan shelter Ojol di tiap titik penting, seperti stasiun, pusat perbelanjaan, dan sekolah.

“Sekolah yang dipinggir jalan, kita tertibkan karena menumpuk ojol kalau pulang sekolah,” ungkapnya

Ia menambahkan, dalam menertibkan PKL, pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP dan pihak terkait, agar ada penataan ruang. Sebab, hak pejalan kaki juga tidak boleh diabaikan.

“Memang menertibkan PKL dilema, mengingat mereka juga butuh dengan keterbatasan yang ada, tapi peraturan harus tetap dijalankan untuk kenyamanan bersama,” tambah Dadang.

Namun. Dishub juga dapat bekerjasama dengan semua pihak dalam menciptakan arus lalu lintas dambaan setiap warga, baik pengendara maupun pejalan kaki. Sehingga, ia berharap, peran serta media dalam membingkai suatu pemberitaan  dapat membantu terwujudnya arus lalu lintas yang baik.

“Caranya dengan publikasi soal peraturan di jalan, baik yang baru dirumuskan hingga yang sudah diterapkan jadi warga sudah mengetahui sebelum melihat atau mencoba,” tutupnya. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya