ACARA : Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna (tengah) bersama dengan panitia dalam membentuk paguyuban masyarakat Kampung Stangkle RW16, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok. FOTO : GHEA PATTIA/RADAR DEPOK
yamaha-nmax
ACARA : Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna (tengah) bersama dengan panitia dalam membentuk paguyuban masyarakat Kampung Stangkle RW16, Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok. FOTO : GHEA PATTIA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, KEMIRIMUKA – Kampung Stangkle RW16 Kelurahan Kemirimuka, Beji membentuk paguyuban masyarakat yang diberi nama Pewaris Kampung Stangkle (Pesat), belum lama ini.

Tujuannya untuk memperkuat hubungan persaudaraan masyarakat yang ada di RW16 ini. Selain pembentukan Pesat, panitia penyelenggara juga memberikan santunan kepada 60 anak yatim sekaligus memperingati hari sumpah pemuda.

Acara tersebut dihadiri Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna, Ketua LPM Kemirimuka Samsuar, Bhabikabtibmas, Bhabinsa, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Elemen Masyarakat.

Pradi Supriatna mengatakan, ini merupakan langkah yang sangat baik membangun lingkungan masyarakat yang kompak untuk membangun ekonomi, sosial, serta penataan lingkungan bersama-sama.

“Dengan adanya Pesat ini, mampu bekerjasama dengan aparatu rpemerintah untuk menyerap APBD dalam membangun lingkungan dengan skala prioritas,” ucapnya.

Baca Juga  Santuni 23 Anak Yatim dari Mampang dan Pancoranmas

Pesat ini merupakan keturunan asli orang Kampung Stangkle yang artinya mengetahui betul apa yang dibutuhkan pada masyarakat lingkungan Stangkle ini.

Khawatirnya, jika paguyuban ini tidak terbentuk, antara keluarga tidak saling kenal. Apalagi makin padatnya penduduk yang datang dari daerah lain, sudah tercampur baur. Lambat laun budaya akan terkikis habis.

Ketua 1 Pesat, Budi Gunawan menambahkan, dibentuknya pesat ini juga untuk mempererat tali silaturahmi dan lebih mengingat sejarah Kampung Stangkle.

“Akan ciptakan Kampung Stangkle ini nyaman untuk pendatang dan penduduk asli, serta membangun lingkungan dengan kebersamaan,” tandasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ghea Pattia, pewaris

Editor : Pebri Mulya