KUMPUL : Anggota Katar Kelurahan/Kecamatan Bojongsari melakukan pertemuan di kantor kelurahan setempat, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADARDEPOK
KUMPUL : Anggota Katar Kelurahan/Kecamatan Bojongsari melakukan pertemuan di kantor kelurahan setempat, beberapa waktu lalu. FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, BOJONGSARI – Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah. Hal itulah menjadikan pelecut Karang Taruna (Katar) Kelurahan/Kecamatan Bojongsari, mengajak remaja untuk mempelajari sejarah Indonesia yang menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan katar.

Ketua Katar Kelurahan Bojongsari, Sulaiman mengatakan, kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terlepas dari sejarah panjang para pejuang kemerdekaan. Bahkan dalam perjalanan kemerdekaan, berbagai peristiwa pergolakan terjadi di Indonesia salah satunya peristiwa G30S/PKI.

“Kami mengajak remaja untuk mengetahui peristiwa G30S/PKI,” ujar Sulaiman kepada Radar Depok.

Pria yang kerap disapa Lemon tersebut mengungkapkan, G30S/PKI merupakan sebuah cacatan kelam perjalanan Bangsa Indonesia. Melalui pertemuan Katar Kelurahan Bojongsari bersama remaja pihaknya mengadakan dialog interaktif terkait terkait pemahaman remaja terkait paham komunisme dan bertentangan dengan ideologi pancasila.

Sulaiman menuturkan, selain melakukan dialog tentang sejarah Bangsa Indonesia, Katar Kelurahan Bojongsari menyelenggarakan pembacaan puisi terkait dengan perjuangan maupun kondisi Bangsa Indonesia. Hal itu bertujuan untuk memperdalam pengetahuan sejarah dan semangat nasionalisme remaja Bojongsari.

“Kami ingin membakar semangat nasionalisme remaja Kelurahan Bojongsari,” tutup Sulaiman. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky.slank)

Editor : Pebri Mulya