ADU GAGASAN : Tiga Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok dari PKS berfoto dengan undangan, usai menggelar diskusi publik, di Sekretariat DPC PKS Cilodong. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
ADU GAGASAN : Tiga Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok dari PKS berfoto dengan undangan, usai menggelar diskusi publik, di Sekretariat DPC PKS Cilodong. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

Tiga Kandidat Adu Gagasan di Cilodong, Isu Pelayanan Dasar dan Fasum

Pasca mengumpulkan lima kandidat Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok hasil Pemira DPD PKS Kota Depok dalam diskusi publik untuk adu gagasan di Hotel Bumi Wiyata beberapa waktu lalu. Kini, agenda tersebut pun dilakukan roadshow ke tiap DPC atau kecamatan.

Laporan : Ricky Juliansyah

RADARDEPOK.COM, – Minggu (13/10) kemarin, tiga Balon dari partai berlambang bulan sabit kembar tersebut, yakni Amri Yusra, T. Farida Rachmayanti, dan M. Supariyono kembali bertemu dalam satu forum diskusi publik, kali ini giliran DPC PKS Cilodong yang menjadi tuan rumah.

Dihadapan sekitar 100 orang tokoh di Kecamatan Cilodong, baik dari perwakilan RW, LPM, Karang Taruna (Katar) dan tokoh perempuan, ketiga politikus PKS ini adu gagasan menyampaikan visi dan misinya.

Adapun beberapa tema yang mengemuka dalam diskusi tersebut, masih berkutat terkait pelayanan dasar bagi masyarakat, fasilitas sosial dan fasilitas umum (Fasos Farum) di lingkungan, antara lain menyangkut RSUD, Puskemas, Posyandu, sampah, hingga lapangan voli.

“Saya sudah diskusikan ke Bapeda, agar dianggarkan pembelian lahan untuk posyandu di perkampungan. Jangan sampai pembangunan posyandu hanya di komplek saja,” tutur Suparyono.

Selain dari tema yang mengemuka di atas, juga ada inovasi-inovasi yang dilontarkan para kandidat, di mana tentunya untuk meningkatkan serta memajukan Kota Depok menjadi semakin baik. Seperti gagasan dari Farida Rachmayanti, yang melakukan inovasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Saya mencanangkan program e-PAD yang terintegrasi dengan smart city. Sehingga perolehan pajak lebih signifikan dan terpantau,” ucap Farida.

Sementara, Amri Yusra memilih smart sebagai visinya memimpin Kota Depok, yakni Sehat, Modern, Agamis, Ramah dan Tentram. Diskusi ditutup oleh moderator Qurtifa Wijaya, anggota legislatif Dapil 5 (Cilodong-Tapos) dari Fraksi PKS DPRD Kota Depok periode 2019-2024. (rd)

 

Editor : Pebri Mulya