BERBAGI ILMU : Keceriaan foto seluruh anggota aktif dan pengurus KMK PG IISIP Jakarta dengan alumni usai menjalankan Malam Keakraban di Camping Ground Situ Gunung, Sukabumi. FOTO : ARNET/RADARDEPOK
BERBAGI ILMU : Keceriaan foto seluruh anggota aktif dan pengurus KMK PG IISIP Jakarta dengan alumni usai menjalankan Malam Keakraban di Camping Ground Situ Gunung, Sukabumi. FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

Mengenyam naskah secara akademis tak menjadi acuan. Menceburkan diri bersama masyarakat menjadi tolak ukur KMK PG dalam menyeimbangkan keduanya, yaitu teori dan praktek.

Laporan : Arnet Kelmanutu

RADARDEPOK.COM – Kata kunci dari seluruh kegiatan dari A hingga Z, KMK IISIP hanya pada kata Phos Gnosis yang mengartikan Terang dan Ilmu Pengetahuan. Kearah sana mereka mengkiblatkan diri.

“Itu kuncinya. Sia sia semuanya ilmu kita dan sehebat apapun kita kalau nggak bermafaat buat orang lain,” jelas Pendiri KMK PG IISIP Jakarta, Dominicus Alvin.

Alunan petikan gitar menenami perbicangan yang akrab. Pria berkacamata ini mengatakan, setiap paskah, KMK sudah sewajibnya merayakan dengan sesama yang membutuhkan, panti asuhan, lembaga pemasyarakatan, panti rehabilitasi anak, hingga panti jompo.

Sambil berjalan menuju belakang sekretariat yang ukurannya hanya tiga petak seperti rumah kontrakan, Alvin memberikan sebuah album kenangan dimana mereka menyatu dengan masyarakat.

“Ini lah kami, ini KMK yang memberikan ilmu yang kami punya kepada masyarakat, sampai kemping bersama bareng warga sini di Curug Bogor,” ungkapnya sambil menunjukan salah satu foto yang tersimpan di album handphone.

Hingga project terakhir yang sedang Alvin garap melibatkan anggota KMK aktif, serta pemuda sekitar alias karang taruna berkolaborasi. Menerbitkan kembali Bulletin Phos Gnosis (BPG) yang sudah satu edisi ini terlambat terbit.

“Jadi selain bulletin juga akan ada channel youtube yan edukatif soal pendidikan, pelayanan, sampai refrensi buku, film, dan pembahasan seputar musik,” tutup Alvin menyudahi perbincangan. (*)

 

Editor : Pebri Mulya