DISKUSI : Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesi (KONI) Kota Depok, Amri Yusra memberikan sambutan dalam Diskusi Olahraga Depok dengan narasumber dari Konsultan Pelatihan olahraga Yuyun Yudiana, dan Kadispora, Wijayanto, Sabtu (26/10) di Aula Teratai Balaikota Depok.  FOTO : ALIFIANISA/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.DEPOK, DEPOK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Depok menggelar Diskusi Olahraga Depok (DOD), yang bertempat di Aula Teratai Balaikota Depok (26/10). DOD ini dilakukan antara pengurus cabang olahraga dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten dari pemerintah Kota Depok di bidang olahraga.

Adapun tujuan diadakannya kegiatan diskusi untuk meminta bantuan dari berbagai pihak membantu meningkatkan berbagai bidang olahraga Kota Depok.  Sehingga nantinya bisa maksimal di pencapaian prestasi olahraga dalam even PROPROV XIV Jawa barat tahun 2022.

“Maksud dan tujuan kami untuk meminta masukan dari berbagai Stakeholder tentang bagaimana memajukan olahraga di Depok agar lebih baik,” jelas Ketua KONI Kota Depok, Amri Yusra kepada Radar Depok.

Amri menambahkan, sesuai dengan Undang-Undang pasal 5 tahun 2015 tentang sistem kekeluargaan nasional dimana masyarakat juga harus terlibat dalam memajukan Olahraga Kota Depok. Disini pemerintah dapat melibatkan masyarakat untuk memilih atlet terbaik dari 41 cabor.

“Sejak 2010, atlet Kota Depok telah diberikan uang intensif bulanan, dimana tujuannya untuk persiapan atlet dalam kejuaraan di tahun yang akan datang,” tegas Amri.

Selain itu, perwakilan Walikota Depok yakni Kadisporyata, Wijayanto menambahkan, diselenggarakannya diskusi ini merupakan salah satu cara pemerintah agar menyatukan berbagai pengurus cabang untuk terus mendukung majunya Kota Depok.

“Konsolidasi antar cabang olaharaga dan sinergitas dari antara  insan olahraga di Kota Depok menjadi bagian utuh dan penting untuk mendukung Depok ke depan,” ujar Wijayanto kepada Radar Depok.

Dalam pelaksanaan diskusi ini lanjut Wijayanto, dia menjelaskan terdapat tiga tujuan berolahraga yakni, sehat, berprestasi dan bahagia. Maka pemerintah akan mewujudkan tujuan itu dengan terus melakukan kegiatan terkait pembagunan sarana, prasarana, maupun pemerilharaan sarana olahraga.

“Olahraga itu tujuannya hanya tiga, mari bersama-sama mewujudkannya,” tutup Wijayanto. (rd)

 

Jurnalis : Alifianisa

Editor : Pebri Mulya