DUKUNG : KOOD Duren Seribu meninjau lahan H Rosidi yang akan diibahkan untuk museum betawi di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Jumat (4/10). FOTO : DICKY/RADARDEPOK
DUKUNG : KOOD Duren Seribu meninjau lahan H Rosidi yang akan diibahkan untuk museum betawi di Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Jumat (4/10). FOTO : DICKY/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DURENSERIBU – Rencana pembangunan Museum Betawi yang menggunakan tanah hibah Tokoh Betawi, Ora H Rosidi mendapat sambutan baik dari Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) Kota Depok maupun Duren Seribu. Tanah hibah tersebut akan dibangun Museum Betawi diwilayah Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari, Jumat (4/10).

Ketua KOOD Duren Seribu, Sabani mengatakan, rencana pembangunan Museum Betawi berawal dari gagasan H Rosidi untuk mempertahankan kelestarian budaya dan kesenian betawi diwilayah Kota Depok. Untuk menyukseskan rencana tersebut, KOOD Kota Depok, KOOD Duren Seribu, bersama aparatur Kecamatan Bojongsari dan tokoh masyarakat Kelurahan Duren Seribu.

“Kami melakukan silahturahmi dan musyawarah rencana pembangunan Museum Betawi,” ujar Sabani kepada Radar Depok.

Sabani mengungkapkan, H Rosidi akan menyerahkan atau memberikan hibah tanah seluas 100 meter. Menurutnya, dengan adanya Museum Betawi ikut membantu dukungan masyarakat Kota Depok maupun KOOD Depok untuk melestarikan budaya betawi diwilayah Kota Depok bersaing dengan perkembangan jaman.

Sabani menuturkan, KOOD Duren Seribu akan berusaha untuk menjaga, melestarikan budaya dan kesenian betawi diwilayah Kelurahan Duren Seribu. Menurutnya, apabila bahasa dan budaya betawi tidak dilestarikan, bukan tidak mungkin budaya asli akan mengalami punah dan hilang kultur asli suatu wilayah.

“Apapun yang terkait dengan budaya dan kesenian kami akan selalu memberikan dukungan,” tutup Sabani. (rd)

 

Jurnalis : Dicky Agung Prihanto (IG : @iky.slank)\

Editor : Pebri Mulya