ILUSTRASI
ILUSTRASI

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Warga Depok, khususnya kaum hawa harus ekstra hati – hati bila bepergian. Sebab, belum lama ini marak berkeliaran pria pamer alat kelamin atau yang dikenal dengan sebutan eksibisionis. Jika, melihat pelaku eksibisionis, segera menghindar dan jangan menampilkan ekspresi panik atau ketakutan saat melihat pelaku eksibisionis. Penegasan tersebut dilontarkan Psikolog dari Personal Growth, Ratih Ibrahim.

Dia mengatakan, tidak ada catatan bagaimana awal mula perilaku menyimpang tersebut muncul. Reaksi panik dan kaget dari korban merupakan tujuan utama dari pelaku eksibisionis. Dengan melakukan hal tersebut pelaku merasakan sensasi yang tidak biasa.

“Sensasi ini mendorong dia (pelaku) untuk melakukan lagi dan lagi. Korban yang ketakutan, kaget, panik membuatnya merasa senang. Lama kelamaan ini menjadi terbiasa, atau kebiasaan yang menyimpang,” kata Ratih, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, di beberapa negara maju, perilaku eksibisonis dianggap sebagai pelanggaran hukum. Karena mengganggu lingkungan. “Kalau diluar negeri, pelaku diberikan treatment hukum. Seperti denda, atau masuk tahanan,” ujarnya.

Ratih menerangkan, agar terhindar dari aksi asusila tersebut, perempuan harus menghindari potensi kontak dengan pelaku. Jika berpapasan dengan pelaku atau orang dengan gelagat aneh, hindari segera. “Melengos saja, pura-pura tidak lihat, abaikan. Karena reaksi kaget, panik, itu justru mendorong dia untuk melakukan lagi,” jelasnya.

Dia menambahkan, pelaku eksibisionis merupakan orang dengan gangguan jiwa dan harus segera dihindari. Jika telanjur berpapasan, dia meminta agar langsung dilaporkan ke yang berwajib, untuk ditangkap.

“Jangan digebukin, dirukiah enggak mempan. Tapi harus penanganan ahlinya. Kemudian minta keluarga untuk membantunya,” pungkas dia. (rd)

 

Jurnalis : Indra Abertnego Siregar  (IG : @regarindra)

Editor : Pebri Mulya