AKRAB : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (tengah) saat menghadiri acara mancing yang digagas Fortazi dan Majelis At Taubah, di Pemancingan Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK
AKRAB : Wakil Walikota Depok, Pradi Supriatna (tengah) saat menghadiri acara mancing yang digagas Fortazi dan Majelis At Taubah, di Pemancingan Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Tapos. FOTO : INDRA SIREGAR/RADAR DEPOK

 

Jemaah Majelis Forum Tausyiah dan Zikir (Fortazi) dan Majelis At Taubah di Kelurahan Sukatani, Tapos, merajut tali silaturahmi dengan melakukan kegiatan memancing bersama.

LAPORAN : INDRA ABERTNEGO SIREGAR

RADARDEPOK.COM – Di tempat pemancingan Kampung Setu, Kelurahan Cilangkap, Tapos, puluhan jemaah Fortazi dan Majelis At Taubah, serta para ustad mereka, tampak asyik menghadapi perlawanan dari ikan mas yang menyambar pancingan mereka.

Ketua LPM Kelurahan Sukatani, Herman Felani yang turut serta dalam kegiatan mincing bersama tersebut mengatakan, mancing bersama merupakan kegiatan rutin yang diadakan pengurus Majelis Fortadzi dan Attaubah untuk mempererat hubungan kedua majelis tersebut.

“Ini kegiatan refreshing aja sambil mempererat tali silaturahmi antar jemaah,” kata Herman, sapaanya.

Dia menjelaskan, Fortadzi merupakan majelis yang meliputi 54 mesjid dan musolah yang ada di Keluraha Sukatani, dan Kelurahan Sukamaju Baru. “Fortazi dipimpin oleh KH Robby Dongkal,” jelasnya.

Herman menambahkan, lewat kegiatan memancing bersama ini, mereka berharap bisa menjalin ukhuwah dan membangunan kebersamaan antar jemaah dari dua majelis tersebut.

“Dengan memancing akan tercipta suasana yang cair dan penuh kekeluargaan,” pungkasnya. (*)

 

Editor : Pebri Mulya