Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar.

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Dinamika politik jelang Pilkada Depok 2020 makin berwarna. Pasalnya, Ketua DPC Partai Hanura Kota Depok, Miftah Sunandar dikabarkan bakal mengikuti kontestasi pesta demokrasi yang diselenggarakan 23 September 2020.

Kepada Radar Depok, Mitfah yang juga Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Depok ini membenarkan ihwal pencalonannya.

“Iya, insya Allah saya akan maju di Pilkada Depok 2020, mohon doanya,” kata Miftah, Rabu (23/10).

Ia mengungkapkan, keinginannya untuk maju di Pilkada karena ingin memperbaiki dan menata Kota Sejuta Maulid menjadi lebih baik lagi, seperti dalam bidang pembangunan dan juga perekonomian.

“Pembangunan di Depok saya lihat masih didominasi dari sektor swasta, harusnya pemerintah yang lebih berperan di sini. Kalau pun ada pembangunan, tapi itu dari program nasional, seperti jalan tol Cijago, LRT dan lainnya,” papar Miftah.

Kemudian, sambung Miftah, penataan ekonomi di Kota Depok pun harus diperbaiki. Sebab, dengan jumlah penduduk lebih dari 2 juta jiwa, mayoritas warga Depok bekerja di DKI Jakarta. Sehingga, perlu membuat lapangan pekerjaan baru di Depok.

“Juga dari sektor UMKM, ini perlu diperbaiki tatakelolanya. UMKM di Depok itu berpotensi sekali untuk dikembangkan,” terangnya.

Karenannya, Miftah menegaskan, Depok perlu sosok pemuda yang fresh dan inovatif untuk membangun dan memajukan kotanya agar diperhitungkan di kancah nasional hingga internasional.

“Depok perlu dibangun dengan Pemimpin muda dengan pemikiran yang inovatif dan Out of the box. Tidak auto pilot dan berpangku tangan hanya dengan mengandalkan APBD hingga APBN,” tegasnya.

Untuk itu, menuju Pilkada Depok 2020, ia akan mendeklarasikan diri dalam waktu dekat, sambil membangun komunikasi dengan parpol lain dan tokoh-tokoh yang memiliki keinginan dan visi yang sama dalam membangun Depok.

“Mohon doanya, Insya Allah dalam waktu dekat, saya akan deklarasi untuk maju di Pilkada Depok 2020,” pungkasnya. (rd)

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah

Editor : Pebri Mulya