POTENSI ANAK : Pembicara Iswoyo saat foto bersama dengan para guru SDIT Raflesia dalam Seminar Parenting 'Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Melejitkan Potensi Anak' di Aula Graha Insani Cipta, Jalan Prof Pane, Kecamatan Cimanggis, sabtu (5/10). FOTO : ARNET/RADARDEPOK
POTENSI ANAK : Pembicara Iswoyo saat foto bersama dengan para guru SDIT Raflesia dalam Seminar Parenting ‘Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Melejitkan Potensi Anak’ di Aula Graha Insani Cipta, Jalan Prof Pane, Kecamatan Cimanggis, sabtu (5/10). FOTO : ARNET/RADARDEPOK

 

RADARDEPOK.COM, CIMANGGIS – Pembicaraan empat mata antara orang tua dan anak maupun guru dan anak menjadi kunci kesuksesan dalam mendidik anak secara baik.  Hal tersebut diungkapkan Iswoyo, salah satu pembicara dalam seminar parenting yang diselenggarakan SDIT Raflesia dengan tema ‘Sinergi Orang Tua dan Guru dalam Melejitkan Potensi Anak’ di Aula Graha Insani Cipta, Jalan Prof Pane, Kecamatan Cimanggis, sabtu (5/10)

“Dihilang susah nggak, dibilang mudah juga nggak. yang terpenting rawat komunikasi sama anak dengan baik, jangan sibuk mainin hp, apalagi update status,” sindir Iswoyo dihadapan guru serta orang tua.

Ia menambahkan semakin baik komunikasi yang dibangun guru dan orang tua terhadap anak atau murid akan berdampak positif dalam masa perkembangannya.

“Sebab kenyamanan anak atau murid terletak pada komunikasi yang baik. sama halnya dengan sahabat mereka yang selalu memberikan kenyamanan. seperti itu lah orang tua dan guru harusnya berperan,” tegas Iswoyo

Ada beberapa hal yang di bahas dalam seminar tersebut, yang difokuskan untuk para guru, seperti konsultan parenting, kecerdasan ganda, Tim Pengembang Nasional (PTN) kurikulum 2013, serta Narasumber Nasional Implentasi Kurikulum 2013.

“Nanti dijelaskan bagaiman caranya pelajaran bisa bersanding baik dalam menjaga komunikasi dan melejitkan potesi anak,” jelasnya.

Sementara, salah satu orang tua murid, Boim menuturkan bahwa dibutuhkannya seminar seperti ini dalam menggali kemampuan guru dan orang tua dalam menjaga potensi buah hati mereka.

“Setelah ini kami dan para guru akan merumuskan bagaimana saja cara yang dilakukan saat di dalam kelas setelah dapat materi dan penjelasan dari pembicara,” tuturnya.

Pengetahuan ini harus gencar dilakukan agar para orang tua cepat tersadar betapa pentingnya menjalin komunikasi empat mata dengan anak dalam memberi kenyamanan untuk berkembang. (rd)

 

Jurnalis : Arnet Kelmanutu (IG : @kelmanutuarnet)

Editor : Pebri Mulya