SIAP MELAYANI : Jajaran Komisioner KPU Kota Depok siap melayani dan melaksanakan Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK
SIAP MELAYANI : Jajaran Komisioner KPU Kota Depok siap melayani dan melaksanakan Pilkada Depok 2020. FOTO : RICKY/RADAR DEPOK

 

RADARDEPOK.COM, DEPOK – Bagi siapa saja yang berniat mengikuti kontestasi Pilkada Depok 2020 dari jalur perseorangan atau independen, setidaknya harus mempersiapkan 510 rim kertas untuk lampiran persyaratan dukungan.

Jumlah tersebut didapat dari lampiran jumlah minimal persyaratan dukungan  yang dibuat tiga rangkap, yakni sebanyak 85.106,97 dukungan atau 6,5 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) terakhir sebanyak 1.309.380 pemilih pada Pemilu 2019. Satu rim kertas setara 500 lembar.

Saat dijumpai Radar Depok di ruang kerjanya, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna mengungkapkan, saat ini pihanya masih fokus untuk persiapan pleno jumlah minimal persyaratan dukungan untuk perseorangan pada 26 Oktober.

“Sesuai dengan PKPU Nomor 15 Tahun 2019, kami akan melakukan rapat Pleno tentang Penetapan jumlah minimal dukungan persyaratan calon perseorangan yang diambil dari DPT terakhir atau DPT Pemilu 2019, plenonya kami lakukan tertutup, karena ketentuannya demikian,” kata Nana.

Setelah pleno tersebut, KPU Depok akan langsung melakukan sosialisasi ke masyarakat. Kemudian, Nana melanjutkan, untuk pengumpulan syarat dukungan bagi calon perseorangan mulai 11 Desember 2019-5 Maret 2020.

“Setiap satu dukungan fotokopi KTP elektronik yang dikumpulkan calon perseorangan ditempel pada formulir surat pernyataan dukungan. KTP ini penyebarannya di minimal enam kecamatan, karena Depok ada 11 kecamatan,” paparnya.

Selanjutnya, Nana menambahkan, persyaratan dukungan berupa hardcopy tersebut dibuat tiga rangkap, dengan ketentuan satu rangkap asli dan dua fotocopi. Kemudian, selain dibuat dalam bentuk hardcopy, calon perseorangan harus membuat softcopy dengan menginput satu per satu dukungan persyaratan menggunakan Sistem Informasi Pencalonan (Silon).

“Jadi di Silon itu menginput identitas diri di KTP yang menyatakan dukungan, seperti nama, NIK, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat. Pokoknya sesuai identitas di KTP.  Urutannya pun harus sama sesuai dengan yang tertera di hardcopy,” sambungnya.

Ia mengkalkulasi, jika perkiraan jumlah minimal dukungan untuk calon perseorangan sekitar 85 ribu dan dibuat tiga rangkap, maka calon tersebut setidaknya membutuhkan 510 rim kertas untuk maju melalui jalur tersebut. “Ya kira-kira berapa mobil box itu,” ucapnya sambil tertawa.

Selesai menyerahkan persyaratan dukungan, kata Nana, ada beberapa tahapan yang akan dilakukan oleh KPU Kota Depok, yakni verifikasi administrasi, penelitian dan verifikasi faktual (Verfak) ke lapangan. Pihaknya pun melakukan verifikasi jumlah dukungan dan persebaran (minimal di enam kecamatan), verifikasi formulir dukungan (tiga rangkap).

“PPS akan melakukan verfak di kelurahan dari 19 Mei. Dalam pemenuhan dukungan minimal, penelitian faktual di kelurahan dilakukan PPS, Benar tidak, yang kami datangi sesuai KTP mendukung calon, nanti ada rekapitulasi,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan penelitian jumlah, sebaran, administasi. Yaitu penelitian dukungan pendukung dengan dokumen identitas, dan analisis dukungan ganda. “Jumlah minimal dukungan. Jadi tidak boleh kurang satupun dari jumlah yang akan ditetapkan dalam pleno nanti,” katanya.

Ia mengungkapkan, hal ini disampaikan karena sudah ada beberapa elemen atau masyarakat yang menanyakan perihal pencalonan dari jalur perseorangan ke Kantor KPU Kota Depok.

“Ya dari ada dari partai, elemen organisasi masyarakat atau secara pribadi. Rata-rata mereka menanyakan berapa jumlah dukungan minimal, mekanismenya, calon perseorangan seperti apa,” pungkasnya. (rd)

Persiapan yang Mesti Dipenuhi

– 510 rim kertas untuk lampiran persyaratan dukungan

– Satu dukungan fotokopi KTP elektronik ditempel pada formulir surat pernyataan dukungan

– Sebanyak 85.106,97 dukungan atau 6,5 persen dari DPT terakhir sebanyak 1.309.380 pemilih (Pemilu 2019)

– Satu rim kertas setara 500 lembar

– Persyaratan dukungan berupa hardcopy tersebut dibuat tiga rangkap, dengan ketentuan satu rangkap asli dan dua fotocopi

– Membuat softcopy dengan menginput satu per satu dukungan persyaratan menggunakan Sistem Informasi Pencalonan (Silon)

Tentang Input Silon

– Menginput identitas diri di KTP yang menyatakan dukungan

– Yang dimasukan : nama, NIK, tempat tanggal lahir, jenis kelamin, alamat

– Urutannya pun harus sama sesuai dengan yang tertera di hardcopy,” sambungnya.

Persiapan KPU

– Pleno jumlah minimal persyaratan dukungan untuk perseorangan pada 26 Oktober

– Pengumpulan syarat dukungan mulai 11 Desember 2019 – 5 Maret 2020

– PPS akan melakukan Verfak di kelurahan dari 19 Mei

Pasca Penyerahan Syarat Dukungan

– Verifikasi administrasi

– Penelitian

– Verifikasi faktual (Verfak) ke lapangan

– Verifikasi jumlah dukungan dan persebaran (minimal di enam kecamatan)

– Verifikasi formulir dukungan (tiga rangkap)

Landasan

– PKPU Nomor 15 Tahun 2019

 

 

Jurnalis : Ricky Juliansyah (IG : @iky_slank)

Editor : Pebri Mulya